INFO PENYAKIT


Hipoglikemia Diabetes



Gula darah rendah (hipoglikemia) dapat mempengaruhi orang-orang yang menderita diabetes. Hal ini terjadi ketika darah mengandung terlalu banyak insulin namun hanya terdapat sedikit jumlah gula (glukosa). Hipoglikemia dapat didefinisikan sebagai ukuran gula darah di bawah 70 miligram per desiliter (mg / dL) atau 4 milimol per liter (mmol / L). Beberapa faktor dapat menyebabkan hipoglikemia pada penderita diabetes, termasuk penggunaan terlalu banyak insulin atau obat diabetes lainnya, melewatkan jam makan, atau berolahraga lebih keras dari biasanya.

Perhatikan tanda-tanda peringatan dini yang muncul agar anda dapat mengobati gula darah rendah dengan segera. Pengobatan gula darah rendah biasanya melibatkan tindakan jangka pendek - seperti mengkonsumsi tablet glukosa - untuk meningkatkan kadar gula darah hingga mencapai kisaran normal.

Jika tidak diobati, hipoglikemia diabetes dapat menyebabkan kejang dan kehilangan kesadaran. Hal ini dapat digolongkan sebagai  kondisi darurat medis. Beritahu keluarga dan teman-teman anda mengenai gejala-gejala serta apa yang harus dilakukan jika anda tidak mampu untuk mengatasi hipoglikemia diabetes seorang diri.

Gejala

Peringatan (dini) tanda dan gejala hipoglikemia diabetes

Tanda-tanda awal dan gejala hipoglikemia diabetes meliputi:

• Tubuh bergetar

• Pusing

• Berkeringat

• Kelaparan

• Iritabilitas atau kemurungan

• Kecemasan atau kegugupan

• Sakit kepala

Gejala yang muncul pada malam hari

Hipoglikemia diabetes juga dapat terjadi saat anda tidur. Tanda dan gejalanya termasuk:

• Pakaian atau seprei tidur menjadi basah karena keringat

• Mimpi buruk

• Kelelahan, lekas marah, atau kebingungan setelah bangun

Gejala yang parah

Jika gejala awal hipoglikemia diabetes tidak segera diobati, maka tanda dan gejala hipoglikemia berat mungkin saja terjadi:

• Kecanggungan, sempoyongan atau gerakan tersentak-sentak

• Kelemahan otot

• Kesulitan berbicara atau berbicara dengan cadel

• Penglihatan ganda atau berbayang

• Mengantuk

• Kebingungan

• Kejang-kejang

• Tidak sadarkan diri

Perhatikan gejala yang muncul dengan serius. Hipoglikemia diabetes dapat meningkatkan risiko serius - bahkan mematikan – seperti kecelakaan. Mengidentifikasi dan memperbaiki faktor yang berkontribusi terhadap hipoglikemia, seperti obat-obatan yang anda konsumsi atau waktu makan yang tidak teratur, dapat mencegah komplikasi serius.

Sangat penting untuk menginformasikan orang yang anda percaya seperti keluarga, teman dan rekan kerja, tentang hipoglikemia yang anda miliki. Mereka perlu mengetahui tentang apa gejala yang mungkin muncul dan apa yang harus dilakukan jika anda tidak mampu mengatasi hipoglikemia sendiri (ketika kambuh atau dalam keadaan darurat). Hal ini dapat membuat situasi yang berpotensi serius menjadi lebih mudah untuk diatasi.

Tidak semua orang memiliki gejala yang sama setiap waktu, jadi sangat penting untuk memantau kadar gula darah anda secara teratur dan melacak/mengevaluasi apa yang Anda rasakan ketika mengalami gula darah rendah. Beberapa orang dengan hipoglikemia diabetes tidak mengalami gejala awal. Kondisi ini disebut ketidaksadaran hipoglikemia.

Penyebab & Faktor Risiko

Hipoglikemia paling umum terjadi di kalangan orang-orang yang menggunakan insulin, tetapi hipoglikemia juga juga dapat terjadi jika menggunakan obat diabetes oral.

Penyebab umum dari hipoglikemia diabetes di antaranya:

• Menggunakan terlalu banyak insulin atau obat diabetes

• Tidak cukup makan

• Menunda atau melewatkan waktu makan atau camilan

• Meningkatkan latihan (olahraga) atau aktivitas fisik tanpa melebihkan porsi makan atau tanpa penyesuaian obat-obatan.

• Meminum alkohol

Regulasi gula darah

Kadar glukosa dalam darah dikendalikan melalui interaksi yang kompleks dari hormon yang berbeda-beda, tergantung pada apakah anda sedang berpuasa atau sudah makan. Insulin adalah hormon yang bertanggung jawab untuk menurunkan kadar glukosa saat glukosa mengalami peningkatan. Jika pasien memiliki diabetes tipe 1 atau tipe 2 dan membutuhkan insulin untuk mengontrol gula darah, maka penggunaan insulin lebih dari jumlah yang dibutuhkan dapat menyebabkan kadar gula darah turun terlalu rendah dan mengakibatkan hipoglikemia.

Hipoglikemia juga bisa terjadi jika, setelah minum obat diabetes, Anda makan lebih sedikit dari biasanya atau berolahraga lebih dari yang biasa dilakukan. Dokter dapat bekerja sama dengan pasien untuk mencegah ketidakseimbangan ini dengan mencari dosis yang sesuai dengan pola makan dan pola aktivitas.

Komplikasi

Pengabaian gejala hipoglikemia terlalu lama dapat memicu kehilangan kesadaran. Hal ini dikarenakan otak sangat membutuhkan glukosa untuk dapat berfungsi. Jika tanda-tanda atau gejala awal hipoglikemia tidak segera diobati, maka hipoglikemia dapat mengakibatkan:

• Kejang

• Kehilangan kesadaran

• Kematian

Di sisi lain, berhati-hatilah untuk tidak mengelola gula darah rendah anda secara berlebihan. Jika Anda melakukannya, kadar gula darah anda dapat naik terlalu tinggi (hiperglikemia). Kondis juga bisa berbahaya dan akhirnya merusak saraf, pembuluh darah dan berbagai organ tubuh.

Kapan Harus ke Dokter ?

Hipoglikemia bisa membuat anda kebingungan atau bahkan tidak sadarkan diri, sehingga memerlukan perawatan darurat. Pastikan keluarga, teman dan rekan kerja mengetahui apa yang harus mereka lakukan.

Jika kehilangan kesadaran atau tidak bisa menelan:

• Pasien tidak boleh diberi cairan atau makanan yang bisa menyebabkan tersedak.

• Pasien membutuhkan suntikan glukagon – yakni hormon yang merangsang pelepasan gula ke dalam darah.

• Pasien memerlukan perawatan darurat di rumah sakit jika suntikan glukagon tidak tersedia.

Jika mengalami gejala hipoglikemia beberapa kali dalam seminggu, segera temui dokter. Pasien mungkin perlu mengubah dosis obat, mengubah jenis obat yang dikonsumsi atau membuat penyesuaian lain untuk program pengobatan diabetes.

Gaya Hidup & Perawatan di Rumah

Manajemen Hipoglikemik

Jika gula darah terlalu rendah, segera periksa tingkat gula darah menggunakan meteran glukosa darah. Kemudian makan atau minumlah sesuatu yang mengandung banyak gula atau karboidrat untuk meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Makanan yang mengandung banyak lemak seperti cokelat, biasanya tidak bekerja dengan baik. Contoh makanan yang dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat meliputi:

• Lima sampai enam buah permen

• Empat ons (118 mililiter) jus buah atau soda biasa (bukan soda diet)

• Satu sendok makan (15 mililiter) gula, jelly atau madu

• Tiga tablet glukosa (tersedia tanpa resep di apotek-apotek)

Jika mengalami gejala gula darah rendah tetapi tidak dapat memeriksa kadar gula darah sendiri, perlakukan diri Anda seolah-olah mengalami hipoglikemia. Disarankan membawa makanan manis ke mana pun Anda pergi. Memakai gelang yang mengidentifikasikan sebagai seseorang yang memiliki diabetes juga merupakan ide yang baik untuk dilakukan.

Periksa kembali kadar gula darah sekitar 15 sampai 20 menit kemudian. Jika masih terlalu rendah, makan atau minumlah sesuatu yang manis. Ketika merasa lebih baik, pastikan untuk makan makanan dan makanan ringan seperti biasa.

Hipoglikemia yang sulit untuk dikelola

Beberapa orang mungkin masih mengalami hipoglikemia yang cukup parah-dengan frekuensi yang sering, meskipun mereka sudah melakukan penyesuaian pengobatan. Dalam situasi ini, dokter mungkin meresepkan glukagon, yakni suatu hormon yang menyebabkan glukosa darah meningkat.

Glukagon tersedia hanya dengan resep dokter dan biasanya berbentuk jarum suntik darurat. Satu cairan suntikan berisi satu dosis gulakgon yang harus dicampur terlebih dahulu sebelum disuntikkan. Simpan glukagon pada suhu kamar dan perhatikan tanggal kadaluwarsanya. Karena setelah proses penyuntikan pasien mungkin akan muntah, maka ia harus dibaringkan menyamping untuk mencegah agar tidak tersedak, terutama jika pasien tidak sadarkan diri.

Jika dalam 15 menit tidak sadarkan diri, maka segera panggil bantuan dokter.

Pencegahan

Berikut ini adalah saran yang dapat membantu mencegah hipoglikemia diabetes:

• Jangan melewatkan atau menunda makanan. Jika mengonsumsi insulin atau obat diabetes oral, maka konsistensi jumlah dan waktu makan menjadi sangat penting. Makanan yang diasup harus seimbang dengan jumlah insulin yang bekerja dalam tubuh.

• Memantau gula darah. Tergantung pada rencana pengobatan yang disarankan dokter, Anda dapat melakukan pemeriksaan dan mencatat kadar gula darah beberapa kali dalam seminggu atau beberapa kali sehari. Pemantauan secara hati-hati adalah satu-satunya cara untuk memastikan bahwa tingkat gula darah anda tetap dalam jangkauan/target normal.

• Mengukur obat dengan hati-hati, dan minum obat tepat waktu. Minumlah obat sebagaimana yang direkomendasikan oleh penyedia layanan kesehatan.

• Sesuaikan obat atau konsumsilah makanan ringan tambahan jika hendak meningkatkan aktivitas fisik. Penyesuaian ini tergantung pada hasil tes gula darah, serta pada jenis dan durasi kegiatan.

• Minum alkohol saat perut dalam kodnisi kosong dapat menyebabkan hipoglikemia.

• Buatlah catatan tentang reaksi glukosa rendah. Hal ini dapat membantu Anda dan tim perawatan kesehatan melihat pola-pola tertentu yang berkontribusi terhadap hipoglikemia dan mencari cara untuk mencegahnya.

• Bawalah beberapa bentuk alat identifikasi diabetes sehingga dalam kondisi darurat, orang lain akan tahu bahwa Anda menyandang diabetes. Gunakan kalung atau gelang identifikasi medis atau kartu identifikasi medis pada dompet.

2017 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check