INFO PENYAKIT


Keratosis Pilaris



Keratosis pilaris adalah penyakit yang menyebabkan kulit belang dan benjol-benjol kecil seperti jerawat. Kondisi ini biasa ditemukan di lengan dan paha. Meski permukaan kulit kasar, tapi keratosis pilaris tidaklah serius dan tidak akan menyebabkan implikasi jangka panjang terhadap kesehatan.

Namun, keratosis pilaris bisa bikin frustrasi karena sulit dalam merawatnya. Obat resep dan perawatan rutin dapat mengembalikan penampilan kulit Anda.

Gejala

Tanda-tanda dan gejala keratosis pilaris mencakup:

• Permukaan kulit kasar dan muncul bintil-bintil seperti jerawat.

• Tak sakit, tapi kulit yang kasar itu kadang berwarna merah dan panas.

• Kulit kering dan kasar.

• Dalam beberapa kasus kulit yang terkena keratosis pilaris ini gatal.

Keratosis pilaris biasanya muncul di area lengan bagian atas, kaki dan bokong. Tapi bisa juga muncul di wajah dan menyerupai jerawat. Untuk membedakannya, keratosis pilaris meski sama-sama menimbulkan bintil kecil seperti jerawat, tapi kulit yang terkena penyakit ini menyebabkan kulit kering, pecah-pecah dan bila di wajah dapat meninggalkan bekas luka. Meski sangat umum ditemukan pada anak-anak, tapi keratosis pilaris dapat terjadi pada segala usia. Penyakit biasanya akan sembuh dengan sendirinya walaupun tak ditangani serius.

Penyebab & Faktor Risiko

Keratosis pilaris sebenarnya adalah tumpukan keratin, yaitu protein keras yang melindungi kulit dari zat berbahaya dan infeksi. Keratin membentuk lapisan seperti sisik yang dapat menghambat terbukanya kantung (folikel) rambut. Biasanya lapisan bersisik ini banyak, sehingga memicu munculnya bentol kecil. Sejauh ini belum diketahui mengapa keratin sampai terbentuk. Tapi bisa saja keratin ini terbentuk bersamaan dengan penyakit genetic atau dengan penyakit kulit lainnya, seperti

Sekali lagi, keratosis pilaris bukanlah kondisi medis yang serius dan pengobatan biasanya tak terlalu diperlukan. Tapi jika Anda merasa terganggu dan khawatir dengan kondisi kulit Anda, segera pergi ke dokter kulit (dermatologis). Dokter akan membuat diagnosis dengan memeriksa kulit Anda dan karakteristik dari kulit yang bersisik itu.

ichthyosis vulgaris atau atopic dermatitis.

Jarang sekali dilakukan tes laboratorium atau pemeriksaan terhadap kulit untuk mendiagnosis keratosis pilaris. Biasanya, dokter akan menanyakan tanda-tanda dan gejala yang dialami.

Kapan Harus ke Dokter ?

Sekali lagi, keratosis pilaris bukanlah kondisi medis yang serius dan pengobatan biasanya tak terlalu diperlukan. Tapi jika Anda merasa terganggu dan khawatir dengan kondisi kulit Anda, segera pergi ke dokter kulit (dermatologis). Dokter akan membuat diagnosis dengan memeriksa kulit Anda dan karakteristik dari kulit yang bersisik itu.

Pencegahan

Meskipun belum ada cara ampuh untuk mencegah keratosis pilaris, namun dengan tetap menjaga kulit lembab dan sehat, niscaya penyakit ini tidak akan menganggu Anda. Ada beberapa cara untuk menjaga agar kulit tetap sehat, yaitu:

• Oleskan moisturizer. Moisturizer memberikan lapisan pada kulit Anda untuk menjaga agar air tak hilang. Ada beberapa moisturizer yang bagus untuk merawat kulit, seperti Eucerin dan Cetaphil.

• Pakai air hangat dan mandi jangan terlalu lama. Air panas dan menyiram tubuh terlalu lama dengan air akan menghilangkan minyak dari kulit. Untuk itu, batasi mandi hanya sekitar 15 menit atau kurang, dan jangan teralu sering menggunakan air panas. Lebih baik menggunakan air hangat atau dingin untuk mandi.

• Pakai sabun lembut. Pilih sabun mandi yang lembut dan sudah mengandung minyak dan pelembab. Hindari memakai deodoran dan deterjen anti bakteri.

• Keringkan kulit dengan lembut. Setelah selesai mandi, sebaiknya mengeringkan kulit dengan cara menepuk halus badan dengan handuk yang lembut. Jangan mengeringkan badan dengan cara mengggosok dengan keras karena ini akan membuat kulit menjadi kering karena kehilangan lapisan pelembab. Setelah itu, segera lembabkan kulit dengan pelembab atau krim.

• Pakai pelembab udara. Kelmbaba udara yang rendah akan menyebabkan kulit kering. Alat bernama humidifier dapat membantu melembabkan udara di dalam rumah anda. Dan jangan lupa untuk selalu membersihkan humidifier secara teratur, karena ini dapat mencegah timbulnya bakteri dan jamur.

2018 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check