INFO PENYAKIT


Ginekomastia



Ginekomastia adalah pembengkakan jaringan payudara pada anak laki-laki atau laki-laki dewasa, yang disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon estrogen dan testosteron. Ginekomastia dapat mempengaruhi satu atau kedua payudara, kadang-kadang terjadi tidak merata. Bayi yang baru lahir, anak laki-laki yang sedang melalui masa pubertas ,dan laki-laki yang lebih tua dapat mengembangkan ginekomastia sebagai akibat dari perubahan kadar hormon normal mereka, meskipun ada penyebab lainnya.

Umumnya, ginekomastia bukan masalah serius, tetapi bisa jadi sulit untuk diatasi. Pria dan anak laki-laki dengan ginekomastia kadang-kadang mengalami nyeri di dada mereka dan mungkin merasa malu.

Ginekomastia dapat hilang dengan sendirinya. Jika terus berlanjut, obat-obatan atau pembedahan dapat menjadi pilihan pengobatan.

Gejala

Tanda dan gejala ginekomastia meliputi:

• Pembengkakan jaringan kelenjar payudara

• Perih pada bagian payudara

Penyebab & Faktor Risiko

Ginekomastia dipicu oleh penurunan jumlah hormon testosterone jika dibandingkan dengan estrogen. Penyebab penurunan dapat berupa sebuah kondisi yang memblokir efek atau mengurangi testosterone, ataupun sebuha kondisi yang meningkatkan tingkat estrogen anda. Beberapa hal dapat mengganggu keseimbangan hormon, termasuk hal-hal berikut ini.

Perubahan hormone secara alami

Hormon testosteron dan estrogen mengontrol perkembangan dan pemeliharaan karakteristik jenis kelamin baik pada pria maupun wanita. Testosteron bertugas mengontrol sifat-sifat laki-laki, seperti massa otot dan rambut pada tubuh. Estrogen bertugas mengontrol sifat perempuan, termasuk pertumbuhan payudara.

Kebanyakan orang berpikir bahwa estrogen sebagai hormon eksklusif perempuan, tetapi laki-laki juga sebenarnya memproduksi hormone tersebut - meskipun biasanya dalam jumlah kecil. Walaupun demikian, kadar estrogen pada pria yang terlalu tinggi atau tidak seimbang dengan tingkat testosteronnya dapat menyebabkan ginekomastia.

• Ginekomastia pada bayi. Lebih dari setengah bayi laki-laki lahir dengan pembesaran payudara akibat efek estrogen ibu mereka. Umumnya, jaringan payudara yang bengkak akan hilang dalam waktu dua sampai tiga minggu setelah lahir.

• Ginekomastia selama masa pubertas. Ginekomastia yang disebabkan oleh perubahan hormon selama masa pubertas relatif umum terjadi. Dalam kebanyakan kasus, jaringan payudara yang bengkak akan hilang tanpa pengobatan dalam waktu enam bulan sampai dua tahun.

• Ginekomastia pada pria. Lazimnya, ginekomastia akan mencapai puncaknya lantara usia 50 dan 80 tahun. Setidaknya satu dari empat pria dapat terpengaruh selama waktu-wakt ini.

 Obat-obatan

Sejumlah obat dapat menyebabkan ginekomastia, diantaranya:

• Anti-androgen; digunakan untuk mengobati pembesaran prostat atau kanker dan beberapa kondisi lain. Contohnya adalah flutamide, finasteride (Proscar) dan spironolactone (aldactone).

• Anabolic steroid dan androgen.

• Obat untuk AIDS. Ginekomastia dapat berkembang pada laki-laki yang positif terkena HIV dan tengah menerima rejimen pengobatan yang disebut terapi antiretroviral (ART). Efavirenz (Sustiva) lebih umum dikaitkan dengan ginekomastia daripada obat HIV lainnya.

• Obat anti-kecemasanseperti diazepam (Valium).

• Antidepresan trisiklik.

• Antibiotik

• Obat Maag  seperti cimetidine.

• Pengobatan kanker (kemoterapi).

• Obat hati seperti digoxin (Lanoxin) dan calcium channel blockers.

Narkoba dan alkohol

Zat yang dapat menyebabkan ginekomastia meliputi:

• Alkohol

• Amfetamin

• Marijuana

• Heroin

• Metadon

Kondisi kesehatan

Beberapa kondisi kesehatan dapat menyebabkan ginekomastia - dengan mempengaruhi keseimbangan normal hormon sesorang:

• Hipogonadisme. Salah satu kondisi yang mengganggu produksi testosteron normal, seperti sindrom Klinefelter atau insufisiensi hipofisis, dapat dikaitkan dengan ginekomastia.

• Penuaan. Perubahan hormon yang terjadi bersama dengan penuaan normal dapat menyebabkan ginekomastia, terutama pada pria yang kelebihan berat badan.

• Tumor. Beberapa tumor, seperti yang melibatkan testis, kelenjar adrenal atau kelenjar pituitari, dapat menghasilkan hormon yang mampu mengubah keseimbangan hormon pria-wanita.

• Hipertiroidisme. Dalam kondisi ini, kelenjar tiroid menghasilkan terlalu banyak hormon tiroksin.

• Gagal ginjal. Sekitar setengah orang yang menjalani pengobatan hemodialisis mengalami ginekomastia, hal ini disebabkan oleh perubahan hormonal.

• Kegagalan hati dan sirosis. Fluktuasi hormon yang terkait dengan masalah hati serta obat yang diambil untuk sirosis, memiliki keterkaitan dengan ginekomastia.

• Malnutrisi dan kelaparan. Bila tubuh anda kekurangan nutrisi yang cukup, tingkat testosteron anda dapat menurun, sementara tingkat estrogen bisa saja tetap konstan, hal ini menyebabkan ketidakseimbangan hormon. Ginekomastia juga dapat terjadi ketika kebutuhan gizi telah terpenuhi secara normal.

Produk Herbal

Tanaman minyak, seperti pohon teh atau lavender, yang digunakan dalam shampoo, sabun atau lotion telah dikait-kaitkan dengan ginekomastia. Hal ini mungkin disebabkan oleh aktivitas estrogenik mereka yang lemah.

Faktor Risiko

Faktor risiko untuk ginekomastia meliputi:

• Remaja

• Usia tua

• Penggunaan steroid anabolik atau androgen untuk meningkatkan kinerja atletik

• Kondisi kesehatan tertentu, termasuk penyakit hati dan ginjal, penyakit tiroid, tumor hormonal aktif, dan sindrom Klinefelter

Komplikasi

Meskipun hanya sedikit komplikasi fisik yang terkait dengan ginekomastia, kondisi ini dapat menyebabkan masalah psikologis atau emosional yang disebabkan oleh penampilan seseorang.

Kapan Harus ke Dokter ?

Temui dokter jika anda mengalami:

• Bengkak

• Nyeri

• Rasa perih

• Pengelupasan puting pada satu atau kedua payudara

Gaya Hidup & Perawatan di Rumah

Sebagian besar kasus ginekomastia dapat pulih dari waktu ke waktu tanpa pengobatan. Namun, jika ginekomastia disebabkan oleh kondisi lain yangmendasarinya, seperti hipogonadisme, malnutrisi atau sirosis, kondisi tersebut akan memerlukan pengobatan. Jika anda mengambil obat-obatan yang dapat menyebabkan ginekomastia, dokter anda dapat merekomendasikan untuk berhenti atau menggantinya dengan obat yang lain.

Pada remaja tanpa penyebab ginekomastia yang jelas, dokter mungkin merekomendasikan re-evaluasi periodik setiap tiga sampai enam bulan untuk melihat apakah kondisi membaik dengan sendirinya. Ginekomastia seringkali dapat hilang tanpa pengobatan dalam waktu kurang dari dua tahun. Namun, pengobatan mungkin diperlukan jika ginekomastia tidak membaik dengan sendirinya, atau jika menyebabkan nyeri yang signifikan, atau rasa malu.

Obat-obatan

Obat-obatan yang digunakan untuk mengobati kanker payudara dan kondisi lain, seperti tamoxifen dan raloxifene, mungkin berguna bagi beberapa pria dengan ginekomastia. Meskipun obat ini disetujui oleh Food and Drug Administration, mereka belum disetujui secara khusus khusus untuk digunakan pada ginekomastia.

Pembedahan untuk mengangkat jaringan payudara berlebih

Jika anda masih memiliki pembesaran payudara yang signifikan dan mengganggu, meskipun telah dilkukan pengobatan awal atau observasi, dokter mungkin menyarankan operasi. Dua jenis operasi yang digunakan untuk mengobati ginekomastia:

• Liposuction. Operasi ini bertujuan untuk menghilangkan lemak payudara, tetapi bukan kelenjar jaringan payudara itu sendiri.

• Mastektomi. Jenis operasi ini bertujuan untuk  menghilangkan jaringan kelenjar payudara. Operasi ini sering dilakukan secara endoskopi, yang berarti hanya menggunakan sayatan kecil.

Pencegahan

Ada beberapa faktor yang dapat mengontrol dan mengurangi risiko ginekomastia:

• Jangan menggunakan obat-obatan terlarang. Contohnya steroid, androgen, amfetamin, heroin, dan ganja.

• Hindari alkohol. Jangan minum alkohol, atau minum dalam jumlah yang sangat sedikit.

• Tinjaulah obat yang anda gunakan. Jika anda mengkonsumsi obat yang (diketahui) menyebabkan ginekomastia, tanyakan kepada dokter anda jika ada pilihan obat lain.

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check