INFO PENYAKIT


ADHD (Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder) Dewasa



Adult ADHD (attention-deficit/hyperactivity disorder) atau GPPH Dewasa (Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktifitas) merupakan kondisi kejiwaan yang menyebabkan perilaku pasien yang sulit memusatkan perhatian, hiperaktif, serta impulsif. Gejala-gejala GPPH dewasa dapat menyebabkan sejumlah masalah, termasuk hubungan yang tidak stabil, performa kerja dan belajar yang buruk, serta rasa percaya diri yang rendah.

GPPH sebenarnya sudah dimulai sejak masa kanak-kanak, namun dalam beberapa kasus baru terdiagnosis setelah usia lanjut. Sebelumnya GPPH dianggap terbatas pada masa kanak-kanak; akan tetapi gejalanya dapat bertahan hingga dewasa. Untuk beberapa orang, GPPH dewasa dapat menimbulkan masalah-masalah bermakna yang dapat membaik melalui terapi.

Terapi untuk GPPH dewasa sama dengan terapi GPPH pada anak, termasuk obat stimulan atau obat lainnya, konseling psikologi (psikoterapi) dan terapi untuk masalah kesehatan mental yang terjadi bersama dengan GPPH dewasa.

Gejala

GPPH disebut gangguan pemusatan perhatian (GPP) dan hiperaktivitas. Namun gangguan pemusatan perhatian/hiperaktifitas merupakan satu istilah karena menjelaskan kedua aspek primer dari kondisi: kesulitan pemusatan perhatian dan perilaku hiperaktif-kompulsif.

Gejala GPPH pada dewasa mencakup:

  • Kesulitan untuk fokus atau berkonsentrasi
  • Tidak kunjung lelah
  • Impulsivitas
  • Kesulitan menyelesaikan pekerjaan
  • Tidak terorganisir
  • Sering mengalami perubahan suasana hati
  • Mudah marah
  • Sulit mengatasi stres
  • Memiliki hubungan yang tidak stabil

 

Kebanyakan orang dewasa dengan GPPH tidak menyadari bahwa mereka memiliki gangguan ini – mereka hanya menyadari bahwa mereka mengalami kesulitan menyelesaikan pekerjaan harian. Kebanyakan dewasa dengan GPPH kesulitan untuk fokus dan menentukan prioritas, sering melewatkan tenggat pekerjaan dan melupakan rapat atau janji. Ketidakmampuan untuk mengontrol keinginan dapat bervariasi dari tidak sabar menunggu di antian atau berkendara di kemcetan sampai perubahan mood mendadak, ledakan amarah dan hubungan yang bermasalah. Banyak orang dewasa dengan GPPH memiliki riwayat masalah di sekolah dan lingkungan kerja.

Seluruh orang dewasa dengan GPPH memiliki GPPH sejak anak-anak, meski tidak terdiagnosis. Sekitar 1 di antara 3 orang dengan GPPH kehilangan gejala GPPH mereka seiring dengan pertambahan usia; sekitar 1 diantara 3 terus mengalami gejala yang lebih ringan saat mencapai usia dewasa; dan sekitar 1 di antara 3 terus memiliki gejala yang berat hingga dewasa.

 

Manakah yang normal, dan manakah yang GPPH?

Pada periode tertentu, secara tidak sadar setiap orang memiliki beberapa gejala GPPH. Beberapa orang memiliki kepribadian dengan karakteristik yang mirip dengan GPPH. Namun diagnosa GPPH hanya ditegakkan jika gejalanya cukup berat dan menyebabkan masalah pada berbagai aspek kehidupan. Pada pasien dewasa dengan GPPH, gejala yang persisten dan mengganggu dapat ditelusuri hingga masa kanak-kanak. Jika kesulitan Anda muncul baru-baru ini atau terjadi hanya sesekali di masa lampau, Anda tidak masuk dalam kategori GPPH.

Menegakkan diagnosis GPPH pada pasien dewasa sulit, karena gejala GPPH tetentu mirip dengan gejala yang ditimbulkan kondsi lainnya, seperti gangguan kecemasan atau mood. Yang semakin mempersulit, setengah pasien dewasa dnegan GPPH juga memiliki keadaan psikiatri lainnya seperti depresi atau gangguan cemas.

Penyebab & Faktor Risiko

Meski penyebab pasti GPPH masih merupakan misteri, terdapat kecurigaan adanya perubahan struktural yang terkait dengan gangguan ini. Berikut beberapa faktor yang berperan dalam mnculnya GPPH:

  • Perubahan fungsi dan anatomi otak. Pemeriksa radiologi otak menunjukkan bagwa terdapat perbadaan penting pada stuktur dan aktivitas otak orang dengan GPPH. Sebagai contoh, pasien GPPH memiliki aktivitas yang rendah pada area otak yang mengontrol pemusatan perhatian dibandingkan orang yang tidak mengalami GPPH
  • Keturunan. GPPH dapat diwariskan dalam keluarga
  • Ibu perokok, penggunan obat, dan terpapar toksin. Wanita hamil yang merokok, mengkonsumsi alkohol atau menggunakan obat-obatan berisiko tinggi memiliki anak GPPH. Demikian pula, wanita yang terpajan dengan toksin lingkungan selama kehamilan – seperti polikolrinat bifenil (PCBs) – berisiko tinggi memiliki anak dengan gejala GPPH.
  • Pajanan terhadap toksing lingkungan pada masa kanak-kanak. Anak-anak usia prasekolah yang terpajan toksin memiliki risiko tinggi terhadap masalah perkembangan dan perilaku, pajanan terhadap timbal, yang terutama ditemukan pada cat, dan pipa bangungan tua, dihubungkan dengan perilaku pengacau dan kasar serta rentang pemusatan perhatian yang pendek.

Faktor Risiko

Anda berisiko tinggi mengalami GPPH bila:

  • Ibu Anda terpapar toksin selama mengandung 
  • Ibu merokok, minum alkohol dan menggunakan obat-obatan selama mengandung
  • Anda memiliki keluarga sedarah (seperti orang tua dan saudara kandung) dengan GPPH atau kondisi psikiatri lainnya
  • Anda terlahir prematur
  • Anda terpapar lingkungan beracun pada masa kanak-kanak

Komplikasi

GPPH dikaitkan dengan hal-hal berikut:

  • Performa di sekolah yang buruk
  • Permasalahan dnegan hukum
  • Permasalah di tempat kerja
  • Alkohol dan penyalahgunaaan obat
  • Seringnya mengalami kecelakaan kendaraan atau kecelakaan lainnya
  • Hubungan yang tidak stabil

Meskipun GPPH tidak menyebabkan kelainan kondisi psikologi atau perkembangan lainnya, sejumlah kelainan seringkali muncul bersama dengan GPPH. Di antaranya:

  • Gangguan mood. Kebanyakan orang dewasa dengan GPPH juga mengalami depresi, gangguan bipolar, atau gangguan mood lainnya. Meski masalah mood tidak secara langsung disebabkan oleh GPPH, kegagalan dan frustasi berulang akibat GPPH dapat mempeburuk depresi
  • Gangguan  cemas. Gangguan cemas sangat sering terjadi pada dewasa dengan ADH. Gangguan kecemasan dapat menyebabkan ketakutan dan kegugupan berlebih, serta gejala lainnya. Kecemasan dapat diperburuk oleh masalah akibat GPPH.
  • Gangguan kepribadian. Pasien GPPH dewasa berisiko tinggi mengalami gangguan kepribadian, seperti gangguan kepribadian borderline atau antisosial.
Kapan Harus ke Dokter ?

Bila kesulitan pemusatan perhatian, hiperaktivitas atau perilaku impulsif terus menerus menganggu hidup Anda, konsultasikan kepada dokter apakah Anda mungkin memiliki GPPH. Karena tanda-tanda GPPH mirip dengan beberapa kondisi psikiatri lainnya, kemungkinan Anda tidak memiliki GPPH – namun Anda mungkin mengalami kondisi lain yang juga membutuhkan terapi.

Gaya Hidup & Perawatan di Rumah

Gaya Hidup dan Perawatan di Rumah

Karena GPPH merupakan gangguan yang kompleks dan setiap orang dengan GPPH adalah unik, maka sulit untuk memberikan rekomendasi yang dapat digunakan pada setiap dewasa dengan GPPH. Namun beberapa saran berikut mungkin dapat membantu:

  • Buatlah daftar tugas yang harus diselesaikan setiap harinya. Pastikan Anda tidak mencoba untuk melakukan terlalu banyak hal
  • Gunakan catatan tempel untuk mengingatkan diri Anda sendiri, Tempel di kulkas, kaca kamar mandi, mobil dan tempat lainnya yang akan membantu Anda mengingatkan Anda pada jadwal atau informasi tertentu.
  • Miliki buku catatan janji atau jadwal anda untuk mengingatkan anda mengenai perjanjian dan deadline. Anda juga dapat memanfaatkan asisten digital personal (PDA)
  • Bawa catatan bersama Anda sehingga Anda dapat menuliskan ide-ide atau hal yang butuh Anda ingat.
  • Aloksikan waktu untuk mengatur sistem penyimpanan dokumen dan informasi, baik di komputer maupun dokumen tertulis. Biasakan diri terhadap sistem ini secara konsisten
  • Bagi tugas ke dalam langkah-langkah yang lebih sederhana dan mudah dikerjakan
  • Minta bantuan anggota keluarga atau orang terdekat
  • Ikuti rutinitas yang konsisten dari hari ke hari

Hubungan

Jika Anda seperti pasien dewasa dengan GPPH lainnya, Anda mungkin akan sulit bekerja bersama dengan orang di sekitar Anda. Melupakan benyak janji, melewati dedline, mengambil keputusan yang impulsif atau irasional, dan sering marah dapat menghabiskan kesabaran kebanyakan dari teman kerja, teman, atau pasangan Anda.

Terapi yang berfokus terhadap masalah ini dan membantu Anda mengawasi perilaku Anda akan sangat menolong. Sehingga hadiri kelas/pelatihan yang dapat meningkatkan kemampuan komunikasi, menghadapi konflik dan menyelesaikan masalah. Terapi pasangan dan kelas di mana anggota keluarga lainnya juga belajar mengenai GPPH juga dapat memperbaiki hubungan Anda dengan bermakna.

Pengobatan Alternatif

Penelitian lebih lanjut dibutuhkan, beberapa bukti menunukkan bahwa pengobatan alternatf dapat menguruangi gejala GPPH. Beberapa pengibatan alternatif GPPH meliputi:

  • Yoga. Melakukan yoga secara teratur dapat membantu mengobati gejala GPPH
  • Pengaturan  pola makan khusus. Keanyakan diet GPPH melibatkan eiminasi makan yang dianggap meningkatkan hiperaktivitas, seperti gula dan kafein, fan beberapa alergen seperti roti, susu, dan telur. Beberapa diet mengeliminiasi penggunaan pewarna makanan buatan dan zat aditif makanan lainnya. Bila Anda memperhatikan beberapa jenis makanan tersebut menyebabkan perubahan pada gejala Anda, Anda mungkin mau mencoba mengeleminasinya dari diet Anda untuk melihat apakah ada perubahan. Namun, knsultasikan pada dokter Anda sebelum memulai diet terbatas ini. Diet yang mengeliminasi banyak makanan dapat menjadi tidak sehat karena kekurangan vitamin dan nutrien
  • Suplemen vitamin atau mineral. Meski vitamin dan mineral tertentu penting untuk kesehatan, belum ada pembuktian bahwa suplemen vitamin dan mineral dapat mengurangi gejala GPPH. Vitamin “mega dosis” – dosis yang jauh dari angka kecukupan gizi (AKG/RDA) – bisa jadi berbahaya.
  • Suplemen herbal. Tidak diketahui apakah konsumsi hiperikum, ginseng, ginkgo, dan obat-obat tradisional cina lainnya dapat membantu GPPH meski beberapa orang mengaku mengalami perbaikan
  • Asam lemak esensial. Lemak ini, termasuk minyak omega-3, dibutuhkan oleh otak untuk berfungsi dengan baik. Namun belum dapat dikatakan bahwa konsumsi lemak ini dapat memperbaiki kondisi GPPH
  • Berdampak baik terhadap GPPH
  • Pelatihan neurofeedback. Disebut juga dengan electroencephalographic biofeedback, terapi reguler di mana Anda diminta untuk fokus terhadap tugas tertentu selagi menggunakan mesin yang akan menunjukkan pola gelombang otak Anda. Secara teori, Anda dapat berlatih menjaga pola gelombang otak Anda tetap aktif – memperbaiki gejala GPPH. Penelitian lebih lanjut dibuthkan untuk melihat apa terapi ini bekerja.

Dukungan

Di samping pengobatan yang dapat memberikan perubahan bermakna terhadap GPPH, langkah-langkah lain juga dapat membantu Anda mengerti GPPH dan belajar untuk mengaturnya. Beberapa sumber daya yang dapat membentu Anda meliputi:

  • Kelompok dukungan. Kelompok dukungan membantu Anda bertemu dengan orang-orang lainnya dengan GPPH sehingga Anda dapat berbagi pengalaman, informasi, dan strategi mengatasi kondisi ini. Kelompok dukungan dapat ditemukan pada banyak komunitas maupun dunia maya.
  • Dukungan sosial. Libatkan pasangan Anda, kerabat dekat, dan teman dalam terapi GPPH Anda. Anda akan merasa enggan membiarkan orang tahu Anda memiliki GPPH, namun membiarkan orang lain tahu apa yang Anda lalui akan membantu mereka mengerti Anda lebih baik dan meningkatkan hubungan Anda.
  • Kolega, pembimbing, dan guru. GPPH dapat membuat pekerjaan dan sekolah Anda kesulitan. Anda mungkin merasa malu menjelaskan pada bos Anda atau profesor Anda bahwa Anda mengidap GPPH, namun kebanyakan mereka akan merasa senang untuk memberikan bantuan kecil yang dapat menolong Anda. Minta hal yang Anda butuhkan untuk meningkatkan performa Anda di tempat kerja atau sekolah (seperti penjelasan yang lebih mendalam atau waktu lebih lama  untuk mengerjakan tugas tertentu).
Pencegahan

Bila  GPPH dapat dikontrol, maka Anda dapat mengambil beberapa langkah untuk mencegahnya menjadi lebih buruk:

  • Minum obat sesuai dengan yang diresepkan. Hubungi dokter anda sebelum membuat perubahan.
  • Tekun dalam kemampuan yang telah dipelajari. Tetap terorganisasi, atur stres dan jaga sikap positif.
  • Jangan ragu untuk meminta pertolongan. Biarkan orang di dekat Anda tahu bahwa Anda sedang berusaha mengatasi gangguan. Dukungan dari mereka akan memberikan perbedaan yang besar.
2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check