Cara Redakan Serangan Asma

Cara Redakan Serangan Asma

18 Apr 2018

Dokterdigital.com - Asma disebabkan oleh penyempitan jalan napas karena otot-ototnya kejang sehingga pasien sulit bernapas (terutama mengeluarkan napas).

Pemicu serangan bisa berupa alergi atau ketegangan saraf. Namun sering tidak ada penyebab yang jelas. Banyak penderita yang tiba-tiba mengalami serangan pada malam hari.

Penderita asma menahun biasanya sudah tahu cara mengatasi serangan. Mereka sering membawa obat bentuk aerosol “tekan”. Kerja dari obat-obat ini pada umumnya melebarkan jalan napas dan melegakan pernapasan.

Penderita yang asmanya kumat biasanya akan mengalami sesak napas, ditandai dengan fase ekspirasi yang memanjang. Suara mencicit ketika mengeluarkan napas. Tegang dan cemas; korban sukar bicara dan hanya berbisik. Kulit biru (sianosis). Pada serangan berat, usaha untuk bernapas dapat menyebabkan kelelahan hebat. Pasien jarang tidak sadar atau tidak bernapas sama sekali.

Tujuan pertolongan pada pasien asma yang tengah mengalami serangan adalah melegakan pernapasan dan mencari bantuan medis bila perlu.

Jika menemui pasien asma, usahakan untuk menenangkan dia. Bantu pasien duduk bersandar ke depan dan istirahat sambil berpegangan. Pastikan pasien cukup mendapat udara segar. Bila pasien mempunyai obat, suruh ia menggunakannya.

Jika serangan ini adalah serangan pertama, dan berlangsung lama, tidak berhasil diatasi dengan obat atau korban sangat sesak, hubungi petugas kesehatan terkait dan minta ambulans. Periksa dan catat pernapasan serta nadinya setiap 10 menit.

Namun apabila hanya serangan ringan, pasien tidak perlu bantuan medis tetapi disarankan agar berobat ke dokternya.

 

Disclaimer :
Informasi ini tidak dimaksudkan sebagai pengganti petunjuk medis profesional, perawatan darurat, atau pertlongan pertama formal. Jangan menggunakan informasi ini untuk mendiagnosa atau mengembangkan rencana pengobatan untuk masalah kesehatan atau suatu penyakit tanpa berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan yang profesional. Jika anda berada dalam situasi medis yang mengancam jiwa atau darurat,carilah bantuan medis segera.
2018 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check