Menolong Korban Pingsan

Menolong Korban Pingsan

11 Jun 2018

Dokterdigital.com - Pingsan, juga disebut syncope, ialah hilang kesadaran sebentar karena aliran darah ke otak untuk sementara berkurang. Berbeda dengan syok, denyut nadi menjadi lebih lambat, meskipun akan segera meningkat kembali. Korban biasanya segera pulih lagi.

Pingsan bisa merupakan reaksi terhadap nyeri dan ketakutan, atau karena sangat marah, sangat lelah dan kurang makan tetapi lebih sering disebabkan aktivitas fisik sudah lama berkurang. Darah terkumpul di bagian bawah tubuh sehingga hanya sedikit yang sampai ke otak.

Saat seseorang pingsan, yang terjadi adalah ia hilang kesadaran sebentar; korban jatuh ke lantai, nadi melambat, dan pucat.

Tujuan menolong korban pingsan adalah memperbaiki aliran darah ke otak, menenangkan dan menyamankan korban setelah sadar.

Caranya:

1. Pasien dibaringkan, kakinya ditinggikan dan ditopang. Posisi kaki ditinggikan untuk memperbaiki aliran darah ke otak.

2. Pastikan pasien banyak mendapat udara segar; buka jendela, kalau perlu.

3. Setelah pulih, pasien ditenangkan dan disuruh duduk secara bertahap.

4. Cari dan atasi cedera yang mungkin terjadi ketika jatuh.

Apabila kesadaran korban tidak segera pulih, periksa pernapasan dan nadinya, siap-siap resusitasi kalau perlu. Baringkan dalam posisi pemulihan. Hubungi petugas kesehatan dan minta ambulans.

Jika pasien akan pingsan lagi, kepalanya ditundukkan ke atas lutut dan katakan supaya menarik napas panjang.

 

Disclaimer :
Informasi ini tidak dimaksudkan sebagai pengganti petunjuk medis profesional, perawatan darurat, atau pertlongan pertama formal. Jangan menggunakan informasi ini untuk mendiagnosa atau mengembangkan rencana pengobatan untuk masalah kesehatan atau suatu penyakit tanpa berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan yang profesional. Jika anda berada dalam situasi medis yang mengancam jiwa atau darurat,carilah bantuan medis segera.
2018 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check