Pertolongan Pertama terhadap Gigitan Laba-laba

Pertolongan Pertama terhadap Gigitan Laba-laba

06 Apr 2018

Dokterdigital.com - Hanya terdapat beberapa jenis laba-laba yang berbahaya bagi manusia. Dua jenis laba-laba yang paling sering ditemui di Amerika, khususnya di Amerika Selatan adalah laba-laba Black Widow dan Brown Recluse. Kedua jenis laba-laba tersebut menyukai iklim yang hangat dan gelap, tempat yang kering yang banyak terdapat lalat. Mereka sering ditemukan di dalam daerah yang kering dan kotor serta jarang dihuni seperti lemari, laci kayu, dan di bawah westafel.

Dari mayoritas kasus gigitan laba-laba yang dilaporkan, sebagian besar hanyalah gigitan serangga biasa. Jika anda mencurigai anda telah digigit laba-laba, anda harus memeriksa terlebih dahulu apakah ada laba-laba yang hidup di tempat tinggal anda.

Meskipun tergolong serius, gigitan Black Widow jarang mematikan. Anda dapat mengidentifikasi laba-laba ini dengan ciri menyerupai jam pasir merah pada perutnya.

Gigitan laba-laba ini terasa seperti tusukan jarum. Anda mungkin tidak menyadari bahwa anda telah digigit. Pada awalnya anda mungkin melihat sedikit tanda merah dan sedikit pembengkakan. Dalam beberapa jam, rasa sakit dan kekakuan mulai terasa.

Tanda dan gejala lainnya termasuk:
• Menggigil
• Demam
• Mual dan muntah
• Sakit perut yang parah

Anda dapat mengindentifikasi laba-laba ini dengan melihat bentuknya yang seperti biola pada bagian punggung. Gigitan yang dihasilnya cukup ringan namun menyengat, diikuti oleh kemerahan pada daerah yang digigit dan rasa sakit dalam waktu delapan jam pasca gigitan. Sebuah bentuk blister yang berisi cairan di lokasi gigitan dan biasanya menimbulka bisul/ulkus yang cukup dalam dan besar. Reaksi dan laba-laba jenis Brown Recluse dapat bervariasi mulai dari demam ringan hingga ruam, mual, dan kelesuan.

Kematian akibat laba-laba ini tergolong langka, akan tetapi jika terjadi kematian, biasanya hal ini terjadi pada anak-anak.

Jika digigit laba-laba

Cobalah untuk mengindentifikasi jenis laba-laba yang menggigit anda. Bersihkan daerah yang digigit degan menggunakan sabun dan air. Terapkan kompres dingin di atas lokasi gigitan laba-laba. Jika gigitan terjadi secara ekstrim, angkat/tegakkan bagian tubuh yang digigit. Aspirin atau acetaminophen (Tylenol) dan antihistamin dapat digunakan untuk meringankan tanda-tanda dan gejala minor akibat gigitan laba-laba pada orang dewasa. Berhati-hatilah sebelum memberikan aspirin pada anak-anak atau remaja.

Meskipun aspirin telah diperbolehkan untuk digunakan pada anak berusia lebih dari 2 tahun, namun anak atau remaja yang baru pulih dari cacar air atau gejala seperti flu tidak dianjurkan menggunakan aspirin.

Jika digigit oleh laba-laba Black Widow atau Brown Recluse:
1. Bersihkan luka. Gunakan sabun dan air untuk membersihkan luka dan kulit sekitar gigitan laba-laba
2. Perlambat penyebaran racun. Jika gigitan laba-laba terjadi pada lengan atau kaki, ikat perban di atas gigitan dan tinggikan tungkai utnuk membantu memperlambat atau menghentikan penyebaran racun. Pastikan bahwa perban yang diterapkan tidak terlalu ketat sehingga memotong sirkulasi pada lengan atau kaki.
3. Gunakan kain dingin di lokasi gigitan laba-laba. Terapkan kain yang dibasahi dengan air dingin atau diisi dengan es.
4. Carilah bantuan medis sesegera mungkin. Pengobatan untuk gigitan laba-laba Black Widow mungkin memerlukan obat anti-racun. Dokter dapat mengobati gigitan laba-laba Brown Recluse dengan berbagai jenis obat.

 

Disclaimer :
Informasi ini tidak dimaksudkan sebagai pengganti petunjuk medis profesional, perawatan darurat, atau pertlongan pertama formal. Jangan menggunakan informasi ini untuk mendiagnosa atau mengembangkan rencana pengobatan untuk masalah kesehatan atau suatu penyakit tanpa berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan yang profesional. Jika anda berada dalam situasi medis yang mengancam jiwa atau darurat,carilah bantuan medis segera.
2018 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check