Kulit Mudah Memar, Kenapa ya?

Kulit Mudah Memar, Kenapa ya?

24 Mar 2020

Dokterdigital.com - Anda mudah mengalami memar, bahkan luka yang ringan pun bisa menimbulkan perdarahan yang berlebihan? Bisa jadi trombosit rendah.

Trombosit adalah sel kecil dalam tubuh yang menempel pada dinding pembuluh darah menyusul cedera. Mereka berkumpul dan mencegah perdarahan.

Jika  trombosit rendah dalam darah (trombositopenia), maka kemampuan untuk membentuk bekuan dan menghentikan pendarahan mungkin terganggu, demikian seperti dilansir About.com.

Trombositopenia dapat disebabkan oleh efek dari kemoterapi atau terapi radiasi pada sumsum tulang. Mungkin anda sudah tahu bahwa terapi ini tidak dapat membedakan antara sel kanker dan sel sehat. Mereka dapat membunuh sel apapun, tetapi terutama menargetkan sel-sel yang berkembang biak dengan cepat  seperti yang di sumsum tulang. Pengobatan mungkin tidak sengaja membunuh sel-sel di sumsum tulang yang didedikasikan untuk memproduksi trombosit.

Penyebab lain dari trombositopenia mungkin efek dari kanker darah pada sumsum tulang. Jika sumsum diserang oleh sel-sel kanker, sel-sel yang sehat mungkin akan ‘dikeluarkan dalam jumlah banyak’ oleh sel-sel kanker dan ini dapat mempengaruhi produksi sel darah seperti trombosit.

Gejala dari trombosit rendah antara lain mudah memar, keluar darah berlebihan bahkan pada luka ringan, nyeri sendi, terdapat darah di bagian putih mata, atau perubahan penglihatan, darah dalam urin, muntah atau di feses, terdapat bintik-bintik kecil merah di kulit yang lazim disebut ‘petechiae’, hidung sering berdarah, demikian juga gusi, serta sakit kepala.

Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk menghindari komplikasi dari trombosit rendah antara lain:

1. Hindari obat-obatan yang mengandung aspirin atau pengencer darah, kecuali dokter menyarankan sebaliknya. Tanyakan kepada dokter jika Anda tak yakin.
2. Gunakan pisau cukur listrik untuk mencukur.
3. Berhati-hati saat menggunakan benda tajam seperti pisau atau gunting.
4. Hindari kontak olahraga.
5. Gunakan sikat gigi ekstra-lembut dan lakukan perawatan mulut secara teratur.
6. Hindari flossing (membersihkan gigi dengan benang) ketika jumlah platelet sangat rendah.
7. Batasi atau hindari minum alkohol.

Disclaimer :
Informasi ini tidak dimaksudkan sebagai pengganti petunjuk medis profesional, perawatan darurat, atau pertlongan pertama formal. Jangan menggunakan informasi ini untuk mendiagnosa atau mengembangkan rencana pengobatan untuk masalah kesehatan atau suatu penyakit tanpa berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan yang profesional. Jika anda berada dalam situasi medis yang mengancam jiwa atau darurat,carilah bantuan medis segera.
2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check