Langkah Penting Menolong Perdarahan Hebat

Langkah Penting Menolong Perdarahan Hebat

31 Jul 2019

Dokterdigital.com - Kecelakaan kerap menyisakan korban dengan luka, termasuk perdarahan hebat. Jika memungkinkan, sebelum mencoba untuk menghentikan perdarahan hebat, cuci tangan untuk mencegah infeksi dan kenakan sarung tangan. Jika luka terjadi pada bagian perut atau luka pada organ tubuh cukup menganga, tutup luka dengan kain.

Untuk kasus perdarahan parah lakukan langkah sebagai berikut:

1. Letakkan orang tersebut dalam posisi berbaring dan selimuti orang tersebut untuk mencegah hilangnya panas tubuh. Jika memungkinkan, posisikan kepala orang tersebut lebih rendah dari lehernya atau angkat kakinya serta bagian yang mengalami perdarahan.

2. Sementara Anda mengenakan sarung tangan, hilangkan kotoran, debu, atau sisa-sisa benda lain pada luka. Jangan keluarkan benda-benda besar atau yang tertanam pada luka. Perhatian utama harus fokus pada upaya untuk menghentikan perdarahan.

3. Terapkan tekanan langsung pada luka sampai perdarahan terhenti. Gunakan perban steril atau kain bersih dan tahan tekanan terus-menerus selama setidaknya 20 menit tanpa melihat apakah perdarahan sudah terhenti/belum. Jaga tekanan dengan mengikat luka erat-erat dengan menggunakan kain perban atau pita perekat yang bersih. Gunakan tangan jika tidak ada pita/perekat yang tersedia. Jika memungkinkan, pakailah sarung tangan karet atau lateks disertai kantong plastik untuk perlindungan.

4. Jangan menyingkirkan kain atau perban. Jika perdarahan berlanjut dan merembes melalui kasa, jangan lepaskan kasa tersebut. Sebaliknya, tambahkan lebih banyak bahan penyerap di atasnya.

5. Tekan arteri utama jika diperlukan. Jika pendarahan tidak berhenti dengan menerapkan tekanan langsung, terapkan tekanan pada arteri yang mensuplai darah ke daerah yang terluka.  Poin tekanan pada lengan terletak bagian dalam lengan, tepat di bagian atas siku dan tepat di bawah ketiak. Sementara poin tekanan pada kaki tepat di belakang lutut dan di pangkal paha. Peras arteri utama di daerah-daerah ini dan berikan tekanan hingga ke tulang. Posisikan jari dalam posisi datar. Dengan tangan yang lain, terus berikan tekanan pada luka itu sendiri.

6. Jangan menggerakkan bagian tubuh yang terluka setelah perdarahan berhenti. Biarkan perban tetap di tempatnya dan larikan orang tersebut ke ruang gawat darurat sesegera mungkin.

Jika Anda menduga telah terjadi perdarahan internal, hubungi nomor darurat medis terdekat. Tanda-tanda dari perdarahan internal di antaranya:
• Perdarahan pada rongga tubuh
• Muntah atau batuk darah
• Memar pada leher, perut, dada, atau bagian samping tubuh
• Luka yang telah menembus tengkorak, dada, perut
• Perut nyeri, mungkin disertai dengan kekakuan atau spasme otot perut
• Fraktur
• Syok, ditandai dengan kelemahan, haus, kecemasa, atau kulit yang dingin ketika disentuh.

 

Disclaimer :
Informasi ini tidak dimaksudkan sebagai pengganti petunjuk medis profesional, perawatan darurat, atau pertlongan pertama formal. Jangan menggunakan informasi ini untuk mendiagnosa atau mengembangkan rencana pengobatan untuk masalah kesehatan atau suatu penyakit tanpa berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan yang profesional. Jika anda berada dalam situasi medis yang mengancam jiwa atau darurat,carilah bantuan medis segera.
2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check