Bunda, Ini Lho Ciri Daycare yang Baik untuk Anak

Bunda, Ini Lho Ciri Daycare yang Baik untuk Anak

27 Jan 2016

Dokterdigital.com - Ibu bekerja biasanya disibukkan dengan urusan penitipan anak, khususnya jika di rumah tidak ada orang yang menjaga anak-anak selama orangtua bekerja. Nah, bagaimana memilih daycare yang baik? Berikut kriterianya:

1. Memiliki izin pendirian usaha dari pemerintah. Waspada terhadap lembaga yang tidak jelas statusnya.

2. Memiliki tim ahli yang lengkap dan terpercaya. Jajaran pakar terdiri dari ahli pendidikan anak (lulusan pendidikan ilmu keguruan), ahli gizi dan kesehatan anak (dokter gizi klinis atau dokter gizi anak dan dokter anak) serta ahli perkembangan anak (psikolog).

3. Bereputasi baik. Bunda dapat mencari informasi dari orangtua yang telah menggunakan jasa daycare. Caranya bisa melalui jejaring sosial maupun kelompok diskusi online, bahkan saat kumpul-kumpul arisan.

4. Konsep homey. Tempat penitipan yang paling mirip dengan suasana rumah, akrab, ramah, dan kekeluargaan. Ini akan memudahkan anak merasa aman dan nyaman.

5. Pertimbangkan jumlah pengasuh yang bertugas. Pastikan pengasuh adalah orang-orang yang terlatih menghadapi bayi, sayang pada bayi dan sensitif dengan kebutuhan bayi. Baiknya, pengasuh memiliki ketrampilan melakukan perlakukan pertama pada kecelakaan anak dan memiliki surat keterangan dokter bebas dari penyakit yang menular, seperti TBC.

Perhatikan pula rasio pengasuh dengan jumlah anak yang berada di day care setiap harinya. Seperti halnya, rasio guru TK dan murid. Idealnya, 1 staf menangani maksimal 3 bayi dan batita. Untuk balita, maksimal 4 anak.  

6. Bersedia menerima daftar permintaan orangtua.  Daycare mau menerima permintaan orangtua selama anak dititipka. Misalnya, menu MPASI. Atau, jika tidak memungkinkan, daycare yang baik mau berkompromi untuk memenuhi sebagian permintaan Anda dan menawarkan solusi yang adil (win-win solution). 

7. Menyusun jadwal aktivitas atau permainan.  Daycare yang baik mestinya memiliki jadwal atau aktivitas yang menggembirakan bagi anak, sehingga interaksi yang terjadi di sana sekaligus bernilai edukasi dan menunjang perkembangan anak.

8. Ada chemistry antara orangtua dan staf pengasuh. Percayalah pada insting Bunda. JIka dari awal ragu, sebaiknya jangan menitipkan anak di sana.

9. Simpan nomor kontak daycare dan pengasuh .Tujuannya biar Bunda bisa menghubungi dan menanyaan kondisi anak. Jadi terjalin komunikasi.Jika ada masalah, bisa selekasnya tertangani.***

 

Disclaimer :
Informasi ini tidak dimaksudkan sebagai pengganti petunjuk medis profesional, perawatan darurat, atau pertlongan pertama formal. Jangan menggunakan informasi ini untuk mendiagnosa atau mengembangkan rencana pengobatan untuk masalah kesehatan atau suatu penyakit tanpa berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan yang profesional. Jika anda berada dalam situasi medis yang mengancam jiwa atau darurat,carilah bantuan medis segera.
Newsletter
Daftarkan alamat email anda untuk mendapatkan informasi terkini tentang kesehatan.
2018 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check