Inilah Aktivitas Seks yang Rentan Tularkan Penyakit

Inilah Aktivitas Seks yang Rentan Tularkan Penyakit

13 Dec 2018

Ddokterdigital.com - Bergonta-ganti pasangan, tidak menggunakan kondom dan permainan seks kasar dapat menimbulkan luka sehingga memudahkan penularan human immunodeficiency viruses (HIV) juga ditularkan melalui hubungan seks yang tidak aman.

Sejumlah perilaku seks yang berisiko tinggi menularkan HIV menurut Health24 antara lain:

1. Hubungan seks saat haid
Keluarnya darah dan kemungkinan adanya pembuluh darah yang terbuka jelas meningkatkan risiko penularan virus. Apapun orientasi seksualnya, hubungan seks saat menstruasi sebisa mungkin harus dihindari.

2. Seks anal tanpa pelindung
Kurangnya pelumasan pada jenis hubungan seks anal (melalui dubur) bisa menyebabkan lecet pada penis dan mukosa dubur, sehingga mudah menularkan virus. Penggunaan pelumas bisa mengurangi risiko terjadinya luka sementara kondom mencegah penularan.

3. Seks oral tanpa pelindung
Kontak seksual antara mulut dengan penis juga bisa menularkan HIV. Apabila ada sariawan di mulut atau luka di penis akibat penyakit kelamin, gunakan kondom untuk menutup penis atau dental dam (lateks penutup gigi) untuk melindungi mulut.

4. Saling bertukar alat bantu seks
Meski HIV tidak bisa bertahan lama hidup di luar tubuh manusia, risiko penularan melalui vibrator atau jenis alat bantu seks lainnya tetap ada. Penggunaan pelumas bisa mengurangi risiko abrasi atau pengikisan pada dinding anus, sementara kondom bisa dipakai jika terpaksa harus berbagi alat bantu seks.

5. Tindik dan cukur rambut kemaluan
Gesekan yang terjadi saat berhubungan seks bisa menyebabkan luka pada bibir kemaluan yang menggunakan percing atau tindik, sehingga membuka pintu untuk masuknya virus. Mencukur rambut kemaluan juga bisa memicu luka, dan sebaiknya tidak saling bertukar alat cukur.

6. Bergantian memasukkan jari
Dalam hal peningkatan risiko menularkan HIV, perilaku ini sama bahayanya dengan saling bertukar alat bantu seks. Jika kurang nyaman memasangkan kondom pada jari, dianjurkan untuk memakai sarung tangan lateks saat saling menstimulasi vagina.

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check