5 Herbal yang Terbukti Efektif Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

5 Herbal yang Terbukti Efektif Tingkatkan Daya Tahan Tubuh

09 Nov 2020

Dokterdigital.com - Virus SARS-CoV-2 masih menjadi wabah dan telah menginfeksi lebih dari 50 juta orang di seluruh dunia sejauh ini. Di Indonesia, tak kurang dari 437.716 orang positif terkena Covid-19 baik dewasa ataupun anak-anak. Meski angka infeksi masih berjalan, namun secara bertahap masyarakat mulai melakukan aktivitas dengan tetap harus mematuhi protokol kesehatan, yaitu dengan menerapkan 3M: Memakai masker, menjaga jarak aman dan muncuci tangan. 

 

Selain itu, salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menangkal penularan virus juga kuman lain (misalnya bakteri) adalah dengan memperkuat daya tahan tubuh.  Apabila bakteri atau virus menginfeksi tubuh manusia, maka akan muncul gejala awal berupa demam, batuk, nyeri tenggorokan, hidung tersumbat, malaise (badan pegal dan lemas), sakit kepala, nyeri otot dan diare. Gejala-gejala ini memberikan signal kepada tubuh agar beristirahat dan berkonsentrasi melawan infeksi bakteri dan virus yang masuk ke dalam tubuh.

 

Apabila virus sudah menginfeksi tubuh, maka sistem kekebalan akan fokus melawan virus dengan meningkatan produksi sel B dan fagositosis makrofag. Mengingat kondisi imun tubuh bersifat kondisional atau dapat naik atau turun, untuk itu kita perlu menjaganya dengan menerapkan gaya hidup bersih dan sehat. Cara yang juga dapat dipertimbangkan untuk menjaga daya tahan tubuh adalah dengan mengonsumsi herbal  yang dipercaya secara turun menurun.

 

Menurut apoteker Victor S. Ringoringo, Chief Business Development and R& D Deltomed Laboratories, setidaknya terdapat empat herbal yang dapat dikonsumsi masyarakat untuk memelihara dan meningkatkan daya tahan tubuh, yaitu:

 

1. Jahe merah (Zingiber officinale var Rubrum)

 

Mengacu pada buku saku Pedoman Penggunaan Herbal dan Suplemen Kesehatan Dalam Menghadapi Covid-19 di Indonesia yang dikeluarkan oleh Badan POM, jahe merah terbukti efektif meningkatkan daya tahan tubuh. Seperti jahe emprit, jahe merah mengandung gingerol dan shogaol, merupakan komponen penting dalam jahe yang memberikan rasa hangat, melancarkan peredaran darah dan memilki efektifitas sebagai anti mual.

 

2. Jahe emprit (Zingiber officinale var Amarum)

 

Jahe secara empiris banyak digunakan untuk memelihara kesehatan, meningkatkan daya tahan tubuh, menghambat replikasi virus dan pengobatan influenza. Jahe emprit adalah salah satu jenis jahe yang berkhasiat sebagai imunomodulator yang meningkatkan respon imun humoral dan memperkuat sistem kekebalan tubuh. Selain itu, kandungan minyak atsiri dalam jahe emprit memberikan sensasi hangat ke seluruh tubuh.

 

3. Royal jelly

 

Royal jelly mengandung fitonutrien yang kaya akan vitamin C, vitamin B, asam amino, zat besi, dan zinc yang dapat merangsang produksi sel-sel imunitas dan mempertahankan stamina tubuh.

 

4. Ginseng 

 

Ginseng merupakan adaptogen herbal yang dapat meningkatkan kemampuan manusia untuk beradaptasi di lingkungannya, menyesuaikan diri dengan apa yang dibutuhkan oleh tubuh, termasuk pada saat pandemi Covid-19. Ginseng dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan stamina yang biasanya menurun saat sakit dan dapat meningkatkan endurance atau daya tahan tubuh.

 

5. Meniran (Phyllanthus niruri L)

 

Meniran memiliki potensi sebagai imunostimulan yang berfungsi menjaga dan memelihara daya tahan tubuh. Meniran sebagai imunostimulan dapat merangsang aktivasi sel NK (Natural Killer/pembunuh alami), meningkatkan IL-6, dan TNF-α.

 

“Perlu dipahami bahwa Khasiat herbal itu tidak dapat dirasakan secara instan, melainkan butuh waktu untuk dapat diproses oleh tubuh secara alami. Selain itu, herbal juga harus diolah dengan baik dan benar, agar zat-zat aktif yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh tidak menurun atau menghilang,” tandas Victor.

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check