Hilang Pendengaran, Gejala COVID-19 Terbaru Dilaporkan

Hilang Pendengaran, Gejala COVID-19 Terbaru Dilaporkan

15 Oct 2020

Dokterdigital.com - COVID-19 mempengaruhi setiap individu dengan cara yang berbeda. Kebanyakan orang yang terinfeksi akan mengembangkan penyakit ringan hingga sedang dan pulih tanpa dirawat di rumah sakit. Namun tak jarang yang mengembangkan penyakit parah hingga menemui ajal.

 

Otoritas kesehatan di seluruh dunia telah melaporkan hilangnya rasa dan bau sebagai gejala yang jelas dari infeksi vrus corona baru  penyebab COVID-19. Kini para peneliti sedang menyelidiki kasus baru, yaitu adanya gangguan pendengaran akibat  infeksi COVID-19. Kasus ini muncul pada pria berusia 45 tahun di Inggris. Studi kasus, yang diterbitkan dalam laporan kasus British Medical Journal (BMJ), baru-baru ini, menjelaskan bagaimana pria, yang juga menderita asma, menemui spesialis otolaringologi setelah seminggu mengalami gangguan pendengaran saat dia dirawat di rumah sakit karena COVID-19.

 

Pasien dirawat dengan steroid untuk gangguan pendengarannya dan dia menyelesaikan perawatantujuh hari, dan hanya terjadi sedikit perbaikan pada pendengarannya, menurut jurnal tersebut. "Ini adalah kasus gangguan pendengaran sensorineural pertama yang dilaporkan setelah infeksi COVID-19 di Inggris," tulis para peneliti. "Mengingat keberadaan virus yang tersebar luas dalam populasi dan morbiditas gangguan pendengaran yang signifikan, penting untuk menyelidiki hal ini lebih lanjut."

 

Para peneliti - dari University College London dan Royal National Throat Nose and Ear Hospital - mencatat bahwa ada beberapa kasus gangguan pendengaran yang dilaporkan setelah infeksi COVID-19.

 

Gejala paling umum dari infeksi COVID-19 antara lain demam, batuk kering, kelelahan. Sedangkan gejala yang kurang umum mencakup sakit dan nyeri, sakit tenggorokan, diare, konjungtivitis (mata merah),  sakit kepala, kehilangan rasa atau bau, ruam pada kulit, atau perubahan warna pada jari tangan atau kaki. Untuk gejala serius antara lain kesulitan bernapas atau sesak napas, nyeri atau tekanan dada, kehilangan kemampuan wicara atau sulit menggerakkan bagian tubuh.

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check