Kontrol Gula Darah Selamatkan Kemampuan Otak Penyandang Diabetes

Kontrol Gula Darah Selamatkan Kemampuan Otak Penyandang Diabetes

12 Oct 2020

Dokterdigital.com - Bagi penyandang diabetes tipe 2, dokter tentu berulangkali mengingatkan bahwa kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada jantung, saraf, pembuluh darah, ginjal, dan mata. Tetapi diabetes juga dapat mempengaruhi ingatan, terkait dengan seberapa baik kita belajar dan kemampuan dalam memecahkan masalah.

 

Sebuah studi teranyar menunjukkan bahwa penyandang diabetes yang berhasil mengendalikan kadar gula darahnya, mereka mendapat skor lebih baik pada tes kognitif - yang menilai kemampuan berpikir, memori dan belajar.

 

Penelitian yang dilakukan oleh Pusat Penelitian Biomedis Pennington Universitas Negeri Louisiana ini diterbitkan dalam The Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism. Para peneliti membuat hipotesis bahwa mengontrol kadar gula darah yang dikombinasikan dengan penurunan berat badan dan olahraga akan bermanfaat bagi otak. Sebagian memang benar.

 

Studi menemukan bahwa semakin banyak berat badan yang perlu diturunkan oleh penyandang diabetes (dengan kata lain obesitas), semakin buruk kinerja mereka pada tes kognitif, bahkan setelah menurunkan berat badan. "Orang dengan diabetes yang membiarkan obesitas mereka berlangsung terlalu lama, mungkin sudah melewati titik tidak bisa kembali [dalam hal fungsi otak]," kata Owen Carmichael, PhD, profesor dan direktur pencitraan biomedis di pusat penelitian,.

 

Namun ada bkabar baik. Meskipun beberapa area fungsi kognitif menjadi lebih buruk bahkan setelah penurunan berat badan, area lain menjadi lebih baik, seperti kemampuan untuk memperhatikan dan ingatan jangka pendek.

 

Mayoclinic.org merekomendasikan pilihan gaya hidup untuk membantu mencegah komplikasi dari diabetes atau bahkan mencegah kita terkena diabetes:

 

1. Pilih makanan sehat. Semakin banyak makanan sehat ditambahkan ke piring, maka semakin banyak makanan itu akan menyingkirkan pilihan yang tidak sehat. Makanan berserat tinggi rendah kalori adalah yang terbaik. Pikirkan sayuran, buah, dan biji-bijian.

 

2. Bergerak lebih banyak. Cobalah untuk melakukan aktivitas sedang setidaknya 30 hingga 60 menit setiap hari, seperti berjalan kaki, berenang, atau bersepeda.

 

3. Kurangi berat badan. Studi menunjukkan betapa pentingnya menjaga berat badan dalam posisi ideal. Mulailah dengan pilihan makanan yang lebih sehat dan tambahkan aktivitas fisik. 

 

4. Hindari terlalu banyak duduk. Bangun dan bergerak setiap 30 menit agar darah mengalir dan kalori terbakar. Duduk dalam jangka waktu yang lama meningkatkan risiko tidak hanya diabetes, tetapi juga obesitas, varises, dan tekanan darah tinggi.

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check