6 Buah Terbaik untuk Bantu Turun Berat Badan

6 Buah Terbaik untuk Bantu Turun Berat Badan

10 Oct 2020

Dokterdigital.com - Buah dan juga sayur dipercaya sebagai agen penurun berat badan yang efektif. Berikut enam buah terbaik untuk dimasukkan ke dalam menu makan harian untuk membantu turun berat badan:

 

1. Apel

Kuncinya adalah makan apel dengan kulitnya, karena di sanalah senyawa khusus yang disebut asam ursolat ditemukan. Dalam makalah Maret 2017 yang diterbitkan di Obesity Reviews yang menganalisis penelitian tentang asam ursolat, para peneliti menyimpulkan bahwa senyawa tersebut terkait dengan peningkatan thermogenesis (pembakaran kalori), peningkatan massa otot rangka, dan peningkatan kebugaran fisik.

 

Sebuah studi pada Maret 2008 yang diterbitkan di Appetite mengamati wanita yang makan tiga apel, tiga pir atau tiga kue gandum per hari. Semua pilihan memiliki kandungan kalori dan serat yang sama - menyediakan sekitar 200 kalori dan 6 gram serat. Setelah 10 minggu, kelompok apel dan pir makan lebih sedikit kalori per hari dibandingkan dengan kelompok biskuit gandum dan mereka juga turun berat badan sementara kelompok biskuit gandum tidak mengalami perubahan berat.

 

2. Raspberry dan blackberry

Semua buah beri adalah pilihan yang bagus, tetapi raspberry dan blackberry adalah pilihan buah berserat tertinggi, menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA).

Secangkir raspberry segar memiliki 65 kalori dan 8 gram serat, sedangkan secangkir blackberry segar mengandung 60 kalori dan 7,5 gram serat per cangkir. Jumlah serat ini menyediakan hampir 30 persen kebutuhan serat wanita dalam sehari (20 persen untuk pria), yang akan membantu kenyang lebih lama.

Buah-buahan secara umum juga merupakan sumber fitokimia yang sangat baik, tetapi blackberry disebutkan dalam studi Nutrisi pada Oktober 2014, disorot karena kandungan fenoliknya yang tinggi. Para penulis melaporkan bahwa fenolat tertentu yang ditemukan dalam buah dikenal sebagai "senyawa anti-obesitas" dan blackberry - selain blueberry liar - memiliki kandungan fitokimia fenolik tertinggi.

 

3. Semangka

Lebih dari 90 persen kandungan buah semangka adalah air, menurut USDA. Tidak hanya memenuhi kebutuhan cairan, makan semangka juga dapat membantu mengatur berat badan dengan membuat kenyang. Sebuah studi pada Maret 2019 yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients menguji teori ini. Orang dewasa yang kelebihan berat badan dan obesitas diberi makanan ringan setiap hari dengan jumlah kalori yang sama: dua cangkir semangka segar atau kue rendah lemak. Setelah empat minggu, kelompok semangka kehilangan berat badan lebih banyak secara signifikan, lingkar pinggang mereka turun dan menghasilkan respons kenyang yang lebih besar dibandingkan dengan kelompok kue.

 

4. Mangga

Meskipun merupakan buah yang sangat manis, mangga benar-benar bisa menjadi bagian dari perjalanan penurunan berat badan. Rasa manisnya saja dapat membantu meredam keinginan ngemil makanan manis. Sebuah studi pada Januari 2013 yang diterbitkan dalam Journal of Nutrition & Food Sciences menemukan bahwa mereka yang menikmati mangga biasanya mengonsumsi lebih sedikit gula. Para peneliti mencatat bahwa pemakan mangga juga memiliki skor makan sehat yang lebih tinggi, termasuk mengonsumsi lebih banyak serat dan vitamin dan mineral lainnya.

 

Mangga mengandung 100 kalori per porsi satu cangkir, dengan 3 gram serat. Buah tropis ini juga menghidrasi - 84 persen mangga adalah air. Selain itu, penelitian pendahuluan yang diterbitkan dalam Food & Function pada Mei 2012 menemukan bahwa ekstrak mangga dapat menghambat pembentukan jaringan lemak.

 

5. Alpukat

Alpukat adalah buah - meskipun buahnya tinggi lemak - dan sebuah studi pada Januari 2013 yang diterbitkan di Jurnal Nutrisi menetapkan bahwa konsumen alpukat adalah hal baik. Para peneliti membandingkan pola makan dan kondisi kesehatan mereka yang rutin mengonsumsi alpukat dengan yang tidak, dan menemukan bahwa pecinta alpukat memiliki berat badan yang lebih rendah dani lingkar pinggang yang lebih kecil. Pemakan alpukat juga cenderung makan lebih banyak sayuran, buah, serat, vitamin E dan K, magnesium, kalium dan lebih sedikit gula tambahan dibandingkan dengan mereka yang melewatkannya.

 

6. Grapefruit

Llebih dari 90 persen komposisi buah grapefruit adalah air, menurut USDA, yang menjadikannya sebagai buah yang layak dijadikan pilihan.  Penelitian awal Juni 2011 yang diterbitkan dalam Nutrition & Metabolism, yang membandingkan efek grapefruit, jus grapefruit, atau konsumsi air sebelum makan. Hasilnya menemukan bahwa meskipun tidak ada perbedaan antara ketiga skenario tersebut, semuanya menyebabkan penurunan berat badan dan penurunan asupan energi.

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check