Masker Berikan Perlindungan Lebih Baik daripada Vaksin

Masker Berikan Perlindungan Lebih Baik daripada Vaksin

17 Sep 2020

Dokterdigital.com - Dari semua penyakit virus dan infeksi yang muncul yang ditemui sepanjang karirnya, ahli penyakit menular terkemuka Amerika, Dr. Anthony Fauci mengatakan belum pernah melihat apa pun dengan kisaran luas seperti virus corona penyebab Covid-19 yang menurutnya menunjukkan faktor selain kondisi medis yang sudah ada (penyakit penyerta) yang mempengaruhi keparahan penyakit.

 

Setidaknya 40% pasien tidak memiliki gejala, sementara beberapa tetap sakit selama berbulan-bulan, sebut Fauci. “Benar-benar unik melihat tingkat variabilitas satu mikroba, yang berarti ada hal-hal yang menentukan dengan itu, yang sampai saat ini masih belum kita pahami,” kata Fauci.

 

“Ini bukan hanya apakah seseorang memiliki penyakit penyerta atau tidak - bukan itu masalahnya. Sesuatu yang lebih dari itu,” imbuh Fauci selama panel virtual tentang pandemi global yang disponsori oleh Congressional Hispanic Caucus Institute.

 

Fauci mengatakan salah satu faktor tersebut mungkin tingkat ekspresi reseptor ACE2, yaitu pintu molekuler ke dalam sel yang tampaknya disukai oleh virus corona. Beberapa sel memiliki lebih banyak reseptor ini daripada yang lain.

 

Fauci mengatakan variabilitas ini telah menimbulkan kebingungan dan meningkatkan kesalahpahaman tentang siapa yang dapat menyebarkan virus dan kapan.

"Salah satu hal yang kita hadapi di AS  adalah kurangnya pemahaman yang nyata tentang pentingnya setiap orang yang berusaha mencegah tertular daripada secara tidak sengaja menyebarkan wabah," katanya.

 

Masker Lebih Baik daripada Vaksin

 

Mengenakan masker wajah mungkin memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap Covid-19 daripada vaksin, menurut Dr. Robert Redfield, Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), mengatakan dalam sidang subkomite Senate Appropriations, Rabu (16/9).

 

"Saya bahkan mungkin mengatakan lebih jauh bahwa masker wajah lebih dapat diandalkan untuk melindungi saya dari Covid daripada saat saya mengambil vaksin Covid, karena imunogenisitasnya mungkin 70% dan jika saya tidak mendapatkan respons imun, vaksin itu tidak akan melindungi saya. Masker ini akan melindungi saya,” ujarnya.

 

Redfield menambahkan bahwa masyarakat Amerika belum merangkul penggunaan masker wajah ke tingkat yang dapat mengendalikan wabah secara efektif. "Jadi saya ingin terus meminta publik Amerika untuk mengambil tanggung jawab, terutama yang berusia 18 hingga 25 tahun di mana kita melihat wabah di Amerika terus berlanjut seperti ini," kata Redfield dilaporkan CNN.

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check