Madu Paling Unggul Obati Infeksi Saluran Pernapasan Atas

Madu Paling Unggul Obati Infeksi Saluran Pernapasan Atas

24 Aug 2020

Dokterdigital.com - Tiga peneliti di Universitas Oxford telah menemukan bahwa madu adalah pengobatan yang lebih baik untuk infeksi saluran pernapasan bagian atas (ISPA) daripada pengobatan konvensional. Dalam makalah yang diterbitkan di BMJ Evidence-based Medicine, Hibatullah Abuelgasim, Charlotte Albury, dan Joseph Lee menjelaskan studi mereka tentang hasil beberapa uji klinis yang melibatkan pengujian perawatan untuk infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) dan apa yang mereka pelajari dari data tersebut.

 

Selama beberapa tahun terakhir, komunitas medis menjadi khawatir karena bakteri telah mengembangkan resistensi terhadap agen antibakteri. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa resep obat yang berlebihan makin masif. Yang menjadi perhatian khusus adalah resep antibakteri yang ditulis untuk penyakit yang kemungkinan besar tidak akan menyelesaikan masalah - hanya karena permintaan dari pasien. Salah satu kasus tersebut seringkali adalah ISPA, yang sebagian besar disebabkan oleh virus, bukan bakteri. Karena kasus seperti itu, para ilmuwan telah mencari pengobatan lain untuk infeksi ini, dan satu terapi khususnya mulai menonjol: madu.

 

Bukti anekdotal menunjukkan bahwa madu dapat digunakan untuk mengobati flu secara umum dan batuk pada khususnya. Orang-orang telah menggunakannya sebagai terapi selama ribuan tahun. Dalam upaya baru ini, para peneliti melihat hasil dari beberapa uji klinis yang menguji keefektifan terapi terhadap  ISPA. Secara keseluruhan, tim melihat data dari 14 uji klinis yang melibatkan 1.761 pasien.

 

Dalam menganalisis data dari semua ujicoba yang digabungkan, para peneliti menemukan bahwa ujicoba tersebut telah mencakup studi tentang hampir semua pengobatan tradisional seperti obat flu dan sinus yang dijual bebas serta antibiotik , dan madu. Mereka menemukan bahwa madu terbukti menjadi terapi terbaik di antara semua yang diuji. Selain terbukti lebih efektif dalam mengobati batuk (36 persen lebih baik dalam mengurangi jumlah batuk dan 44 persen lebih baik dalam mengurangi keparahan batuk), batuk juga menyebabkan penurunan durasi rata-rata infeksi selama dua hari.

 

Para peneliti mencatat bahwa alasan mengapa madu berfungsi sebagai pengobatan untuk ISPA adalah karena cairan manis ini mengandung hidrogen peroksida — pembunuh bakteri yang dikenal baik - yang juga berguna sebagai pengobatan oles untuk luka dan goresan. Madu juga memiliki konsistensi yang tepat, misalnya  kekentalannya berfungsi untuk melapisi mulut dan tenggorokan, yang dapat meredakan iritasi, demikian dilaporkan MedicalXpress.

 

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check