Jaga Jarak Sosial Kurangi Penyebaran Virus Corona Hingga 65%

Jaga Jarak Sosial Kurangi Penyebaran Virus Corona Hingga 65%

31 Jul 2020

Dokterdigital.com - Hanya dua minggu kebijakan menjaga jarak sosial diterapkan dapat mengurangi penyebaran coronavirus sebesar 65% secara global, mencegah lebih dari 1,5 juta kasus baru, demikian disampaikan peneliti.

 

Beberapa negara bagian dan negara yang menentang pemberlakuan jarak sosial hampir tidak terlihat mengalami pengurangan penyebaran Covid-19, dilaporkan tim di University of Texas MD Anderson Cancer Center.

 

"Kami menemukan bahwa negara-negara mengalami penurunan yang signifikan dalam tingkat penularan setelah penerapan kebijakan menjaga jarak sosial, dibandingkan dengan negara-negara tanpa kebijakan tersebut," Daniel McGrail, seorang rekan postdoctoral yang mempelajari sistem biologi. "Faktanya, dua pengurangan terkecil dalam penyebaran terlihat di negara-negara yang tidak menerapkan kebijakan jarak sosial."

 

Tim bermaksud melihat apa yang terjadi ketika negara memberlakukan kebijakan jaga jarak sosial atau penguncian pada awal pandemi coronavirus. Peneliti membandingkan Nebraska dan Idaho, dua negara bagian. Idaho memiliki kebijakan menjaga jarak sosial, sedangkan Nebraska tidak.

 

Dakota Selatan, yang gubernurnya juga menentang kebijakan jaga jarak di seluruh negara bagian, terlihat sedikit atau tidak ada pengurangan dalam kasus Covid-19. Wyoming tidak memiliki kebijakan jarak sosial dan negara berpenduduk jarang ini berada di urutan kelima belas dari 50 negara bagian paling bawah dalam hal pengurangan penyebaran virus corona.

 

Tetapi penelitian ini kurang dalam data, kata para peneliti. "Sementara analisis negara-negara AS menunjukkan bahwa kebijakan jarak sosial mengurangi tingkat penyebaran Covid-19 sebanding dengan pengurangan terkait dalam mobilitas, hanya mengamati tiga negara tanpa kebijakan jarak sosial dapat mengurangi kekuatan pengamatan," catat mereka. "Untuk mengatasi ini, kami selanjutnya memperluas model kami ke tingkat global."

 

Peneliti memutuskan melihat data dari 134 negara berbeda. "Secara global, kami menemukan bahwa kebijakan jarak sosial secara signifikan mengurangi tingkat penyebaran Covid-19, dengan hasil pengurangan sekitar 65% pada kasus Covid-19 baru selama periode dua minggu," tulis para peneliti.

 

Di 46 negara, kebijakan jaga jarak ini memiliki efek yang kuat, mencegah sekitar 1,57 juta kasus Covid-19 selama periode dua minggu. Itu mewakili pengurangan 65% dalam kasus baru. Namun demikian peneliti menekankan bahwa jarak sosial tidak selalu merupakan satu-satunya cara untuk mengurangi penyebaran.

 

“Korea Selatan misalnya belum memberlakukan program sosial jarak jauh tetapi sebaliknya menggunakan pendekatan penelusuran kontak yang kuat untuk mengendalikan penyebaran Covid-19," tandas peneliti seperti dilaporkan CNN.

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check