Neuropati Diabetes Tak Harus Berujung Amputasi

Neuropati Diabetes Tak Harus Berujung Amputasi

19 Jul 2020

Dokterdigital.com - Neuropati diabetes (neuropati diabetik) merupakan jenis kerusakan saraf yang dapat terjadi pada mereka yang menderita diabetes. Kadar gula darah yang tinggi bisa melukai serat saraf di seluruh tubuh, tetapi neuropati diabetes paling sering merusak saraf pada kaki dan lengan. 

 

Tergantung pada saraf mana yang terkena, gejala neuropati diabetes dapat berupa rasa sakit dan mati rasa pada kaki, masalah sistem pencernaan, saluran kemih, pembuluh darah, dan masalah jantung. Bagi sebagian orang, gejala-gejala ini cenderung ringan, karena bagi orang lain, neuropati diabetes bisa menyebabkan sakit, lumpuh, bahkan lebih fatal lagi yang berujung pada kematian. Neuropati diabetes merupakan komplikasi serius yang umum terjadi pada penderita diabetes. 

 

Rehabilitasi medik memegang peranan penting dalam pencegahan dan penanganan komplikasi gangguan saraf pada diabetes melitus, termasuk stroke dan neuropati diabetes yang dapat menyebabkan kaki diabetes. 

 

Aktivitas fisik yang sesuai dapat membantu mengendalikan kadar gula darah bersamaan dengan penggunaan obat pada pasien diabetes. Menurut Nelfidayani, dokter spesialis rehabilitasi medik Klinik Hayandra, pemeriksaan dan perawatan kaki secara rutin, senam kaki meliputi latihan lingkup gerak sendi dan latihan penguatan otot kaki, serta penggunaan sepatu yang sesuai, merupakan contoh tindakan yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya kaki diabetes.

 

“Pada kasus diabetes yang sudah terjadi gangguan saraf tepi (neuropati), sepertiga kasus mengalami nyeri neuropatik pada tungkai yang dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu aktivitas sehari-hari,” ujar Nelfi webinar Penanganan Komprehensif Penyakit Saraf terkait Diabetes Melitus, MInggu (19/7).

 

Selain penggunaan obat-obatan, imbuh Nelfi, terapi laser intensitas tinggi dapat membantu mengurangi nyeri neuropatik. Terapi laser intensitas tinggi memungkinkan penetrasi jaringan dalam dan merupakan terapi nyeri yang kuat namun tidak

membuat ketagihan. “Melalui proses transfer energi alami yang disebut fotobiomodulasi dan efek fotomekanis, laser dapat mempercepat penyembuhan dan regenerasi jaringan,” bebernya.

 

Perawatan Kaki Diabetes

 

Neuropati diabetes dapat dicegah atau memperlambat perkembangannya dengan mengontrol gula darah yang ketat dan gaya hidup yang sehat. Masalah pada kaki, termasuk luka yang tidak kunjung sembuh, bisul, bahkan amputasi, adalah komplikasi umum yang ditimbulkan neuropati diabetes. Namun itu bukanlah harga mati. 

 

Masalah pada kaki bisa dicegah dengan pemeriksaan kaki komprehensif setidaknya sekali setahun. Cek kondisi kaki saat ke rumah sakit, dan lakukan perawatan kaki di rumah. Berikut sejumlah langkah yang bisa dilakukan untuk merawat kaki diabetes: 

 

1. Periksa kaki setiap hari

 

Jika tidak dapat melihat bagian tertentu dari kaki, gunakan cermin atau mintalah anggota keluarga atau teman untuk mengecek bagian yang tidak terlihat. Carilah lecet, luka, memar, pecah-pecah, kulit mengelupas, kemerahan, atau pembengkakan yang mungkin muncul di kaki. 

 

2. Jaga kaki tetap bersih dan kering 

 

Cuci kaki setiap hari dengan air hangat. Jika kaki tidak bisa merasakan suhu, ukur kepanasan air dengan menyentuhkan kain lap yang dibasahi ke bagian sensitif pada tubuh seperti leher atau pergelangan tangan. Keringkan kaki dengan menggunakan handuk sambil ditepuk-tepuk. Keringkan dengan hati-hati bagian antara jari-jari kaki. Cobalah untuk tidak menggunakan lotion di bagian sela jari karena hal ini dapat mendorong pertumbuhan jamur.

 

3. Potong kuku kaki dengan hati-hati

 

Potonglah kuku kaki dengan lurus dan hati-hati pada bagian tepinya, jangan sampai ada ujung yang tajam. 

 

4. Kenakan kaus kaki yang bersih dan kering

 

Tidak perlu membeli kaus kaki khusus untuk penyandang diabetes, tapi upayakan untuk menggunakan kaus kaki yang terbuat dari katun yang tidak ketat dan tidak memiliki jahitan yang tebal. 

 

5. Pakailah sepatu yang empuk dan pas

 

Selalu pakai sepatu untuk mejaga kaki dari luka atau cedera. Pastikan sepatu pas dengan ukuran kaki. Yang terbaik adalah membeli/mengukur sepatu ketika kaki dalam keadaan bengkak untuk memastikan bahwa sepatu tidak terlalu ketat. Ahli penyakit kaki dapat mengajarkan cara membeli sepatu dengan benar dan cara pemasangannya untuk mencegah masalah seperti kapalan - yang berbahaya bagi penyandang diabetes.

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check