5 Manfaat Pijat Payudara yag Jarang Diketahui

5 Manfaat Pijat Payudara yag Jarang Diketahui

12 Jul 2020

Dokterdigital.com - Pijat payudara mungkin tampak seperti konsep tabu tetapi sangat penting untuk diagnosis dini kanker payudara. Sekitar 70 persen kasus kanker payudara terdeteksi pada wanita di bawah 50 tahun melalui pemeriksaan payudara sendiri, menurut data  American College of Obstetricians dan Gynaecologists.

 

Pijat payudara telah menjadi bagian dari praktik terapi ayurveda. Abhyanga adalah pijatan payudara yang berakar pada ayurveda. Ini melibatkan pemijatan lembut payudara dalam gerakan memutar dengan minyak herbal. Dalam budaya Barat, pijat payudara mungkin disukai karena memiliki sejumlah manfaat kesehatan. Caranya: Gunakan tekanan lembut dengan empat jari pertama mulai dari puting susu dan kemudian gerakkan tangan ke bagian luar payudara. 

 

Ada beragam manfaat pijat payudara, antara lain:


1. Membuang racun

 

Limfedema adalah penumpukan cairan berlebih di jaringan pembuluh darah di dekat tulang dada dan tulang selangka. Pijat payudara dapat mencegah penumpukan limbah di daerah dada dan lengan. Namun, bukti untuk ini memang terbatas.  Sebuah tinjauan yang dilakukan pada tahun 2013 mengatakan bahwa 10 ujicoba terkontrol secara acak tidak dapat membuktikan efek positif dari merangsang payudara pada limfedema secara khusus.

 

2. Deteksi kanker

 

Kanker sering terdeteksi ketika benjolan keras atau jaringan yang tumbuh berlebihan dirasakan dengan tangan manusia secara manual. Semakin dini diagnosis, semakin banyak peluang untuk pulih dan mencegah penyakit agar tidak menyebar ke bagian tubuh lainnya. Namun, tak semua benjolan bersifat ganas.

 

3. Meningkatkan sirkulasi

 

Pijat payudara bisa menghilangkan penyumbatan dan racun akibat pemakaian bra, bekas luka, dan gaya hidup yang tidak banyak bergerak. "Pijat payudara dapat meningkatkan sirkulasi dan membantu detoksifikasi. Payudara adalah bagian dari sistem limfatik, yang memindahkan racun dan bahan yang tidak diinginkan ke seluruh tubuh," kata Torrie Thompson, pelatih kesehatan terkemuka di Modern Holistic Health seperti dikutipn AFP.

 

4. Mengurangi stres

 

Pijat payudara membantu melepaskan hormon perasaan-baik yang mirip dengan semua pijat yang membuat kita merasa senang dan karenanya mengurangi stres. "Oksitosin adalah salah satu ‘feel good hormone’ yang juga dilepaskan dari aktivitas menyusui dan pelukan," kata Thompson.

 

5. Menenangkan nyeri otot

 

Otot-otot yang sakit juga mempengaruhi payudara setelah latihan yang keras melakukan push-up dan pull-up. Pijat payudara bisa mengurangi ketegangan pada otot di bawah jaringan payudara. Bagi orang yang baru saja menjalani operasi  payudara, harus ekstra hati-hati dan berkonsultasi dengan dokter sebelum memijat payudara.

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check