Cegah Penularan Covid-19 pada Anak: Hindari Mall dan Keramaian

Cegah Penularan Covid-19 pada Anak: Hindari Mall dan Keramaian

06 Jul 2020

Dokterdigital.com - Dengan diberlakukannya pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berimplikasi dibukanya pusat belanja dan destinasi wisata, masyarakat yang selama 3 bulan lebih banyak melakukan aktivitas di rumah, seperti mengalami euforia.

 

Padahal pelonggaran PSBB bukan berarti virus corona telah menghilang sepenuhnya. Virus ini masih ada dan masih menginfeksi. Mau bukti? Grafik penularan dan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 jumlahnya naik. Data pemerintah menunjukkan terdapat 63.749 kasus Covid-19 di Indonesia hingga Minggu (5/7) pukul 12.00 WIB. 

 

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona Achmad Yurianto melaporkan adanya penambahan 1.607 kasus baru dalam 24 jam terakhir.  Dari data yang dibagikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, terdapat lima provinsi yang mencatatkan ratusan kasus baru.  Penambahan tertinggi terjadi di Jawa Timur dengan 552 kasus baru. Dengan begitu, total kasus Covid-19 di daerah tersebut menjadi 14.013 kasus. Kemudian, terdapat 257 kasus baru di DKI Jakarta sehingga totalnya menjadi 12.435 kasus.

 

Hasil positif tersebut diketahui dari tes spesimen dengan metode tes cepat molekuler (TCM) maupun real time polymerase chain reaction (RT-PCR). Yuri mengatakan, sebanyak 21.054 spesimen telah diperiksa dalam 24 jam terakhir.

 

Perhatikan, dalam 2 minggu sejak pusat belanja dan lokasi wisata dibuka, tak sedikit keluarga yang beraktivitas di luar rumah sembari membawa anak-anak. Bahkan, ada sejumlah anak di bawah lima tahun yang dibiarkan berkeliaran di pusat belanja tanpa mengenakan masker. Padahal kita tahu, anak-anak merupakan salah satu kelompok rentan tertular virus corona.

 

Terkait hal ini, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menganjurkan agar orangtua membatasi aktivitas anak di luar rumah selama pandemi Covid-19.  Masyarakat harus tetap melakukan protokol kesehatan secara ketat dengan penuh kesadaran untuk mencegah penularan infeksi Covid-19.

 

Berikut sejumlah anjuran IDAI untuk meminimalkan penularan Covid-19 pada anak:

 

1. Diam di rumah

 

Dr. dr. Aman Pulungan selaku Ketua Pengurus Pusat IDAI mendorong orangtua untuk tidak membawa anak-anak ke pusat keramaian dan memilih beraktivitas di rumah untuk minimalkan penularan virus corona. Tahan keinginan untuk membawa anak ke pusat rekreasi, atau pusat perbelanjaan. Selain itu, IDAI juga mengimbau agar anak-anak tidak dibawa ke tempat berkumpul membentuk kerumunan seperti tempat bermain, tempat penitipan anak, kursus dan sebagainya.

 

2. Jalankan protokol kesehatan

 

Saat anak harus keluar rumah, tetap jalankan protokol kesehatan, yaitu didampingi orangtua/pengasuh, jaga jarak aman sejauh 2 meter, anak usia 2-18 tahun dan orang dewasa dianjurkan menggunakan masker, jika perlu tambahkan face shield.

 

Di tempat umum, gunakan penghalang sesuai alat yang sedang dipakai saat bepergian, seperti menggunakan kereta dorong dengan penutup pada anak di bawah usia 2 tahun, menjauhi orang yang sakit, cuci tangan atau kebersihan tangan sesering mungkin, dan sebisa mungkin hindari memegang mata, mulut dan hidung.

 

3. Masker tidak menjamin bebas Covid-19

 

IDAI menekankan pemakaian masker, face shield dan alat pelindung diri lainnya tidak serta merta mencegah infeksi Covid-19. Jalankan protokol kesehatan 3M, memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun.

 

Bagi orangtua yang beraktivitas di luar rumah, usahakan melakukan bersih diri sebelum kontak dengan anak untuk meminimalkan peluang penularan Covid-19.

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check