Bakat Diabetes Bisa Diteropong Sejak Usia 8 Tahun

Bakat Diabetes Bisa Diteropong Sejak Usia 8 Tahun

21 Jun 2020

Dokterdigital.com - Bakat diabetes bisa terlihat bahkan sejak anak berusia 8 tahun. Penelitian terbaru menemukan tanda-tanda awal kerentanan terhadap diabetes tipe 2 di masa mendatang dapat dilihat pada usia di bawah 10 tahun, beberapa dekade sebelum kemungkinan penyakit ini didiagnosis.

 

Studi baru yang diterbitkan dalam Diabetes Care mengamati efek dari skor risiko genetik untuk pengembangan diabetes tipe 2 ketika dewasa pada metabolisme yang diukur dari sampel darah yang diambil dari para peserta dalam penelitian ketika mereka berusia 8, 16, 18, dan 25 tahun.

 

Studi ini melacak lebih dari 4.000 peserta di Children of the 90s — sebuah studi kesehatan yang dimulai di University of Bristol pada awal 1990-an. Para peneliti menggabungkan informasi genetik dengan pendekatan yang disebut 'metabolomik' dengan melibatkan pengukuran banyak molekul kecil dalam sampel darah, untuk mencoba dan mengidentifikasi pola yang spesifik untuk tperkembangan diabetes tipe 2 tahap awal.

 

"Kami tahu bahwa diabetes tidak berkembang dalam semalam. Yang tidak kami ketahui adalah seberapa dini tanda-tanda pertama dari aktivitas penyakit bisa terlihat dan seperti apa tanda-tanda awal ini,” kata salah satu peneliti terkemuka Dr. Joshua Bell.

 

"Diabetes paling umum terjadi pada usia yang lebih tua, tetapi kita melihat tanda-tanda kerentanan penyakit sangat dini — sekitar 50 tahun sebelum  penyakit itu biasanya didiagnosis. Mengetahui seperti apa tanda-tanda awal ini melebarkan jendela peluang kita untuk melakukan intervensi lebih awal dan menghentikan diabetes sebelum menjadi berbahaya,” bebernya.

 

Studi ini dilakukan di kalangan anak muda yang umumnya bebas dari diabetes tipe 2 dan penyakit kronis lainnya untuk melihat seberapa dini efek kerentanan terhadap diabetes saat dewasa. Peneliti menemukan beberapa jenis kolesterol HDL (kolesterol baik) berkurang pada usia 8 sebelum jenis kolesterol lain termasuk LDL (kolesterol jahat) meningkat.  Peradangan dan asam amino juga meningkat pada usia 16 dan 18 tahun. Perbedaan-perbedaan ini melebar dari waktu ke waktu.

 

"Kita berbicara tentang efek kerentanan daripada penyakit klinis itu sendiri.Bukan berarti bahwa anak muda sudah menderita diabetes orang dewasa. ini adalah perbedaan halus dalam metabolisme orang muda yang lebih rentan untuk mengembangkan diabetes di kemudian hari,” beber Bell.

 

Bell menandaskan, temuan ini membantu mengungkap biologi tentang bagaimana diabetes berkembang dan fitur apa yang dapat menjadi sasaran lebih awal untuk mencegah timbulnya penyakit dan komplikasinya. “Ini penting karena kita tahu bahwa efek berbahaya dari glukosa darah, seperti pada penyakit jantung, tidak eksklusif untuk orang dengan diabetes yang didiagnosis tetapi meluas ke tingkat yang lebih kecil untuk sebagian besar populasi.,” tandasnya.

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check