Virus Corona Diklaim 'Lebih Jinak'

Virus Corona Diklaim 'Lebih Jinak'

02 Jun 2020

Dokterdigital.com - Virus corona penyebab Covid-19 dilaporkan kehilangan potensinya dan menjadi jauh lebih ‘jinak’ atau dengan kata lain tidak begitu mengancam jiwa, demikian pendapat dokter senior di Italia.

 

Setelah menginfeksi lebih dari 6 juta populasi global dan membunuh ratisan ribu orang hanya dalam kurun beberapa bulan, viris corona baru di belakang pandemi memang mematikan dan fatal. Berbagai penelitian terus mengungkap virus corona ini menginfeksi manusia di segala usia, demikian Medical Daily.

 

Salah satu negara yang berusaha keras mengendalikan pandemi adalah Italia - yang membukukan salah satu korban tewas tertinggi yang pernah dicatat terkait pandemi.

 

Namun, di awal paruh kedua tahun ini, seorang dokter terkemUka Italia baru-baru ini menyatakan bahwa virus menjadi kurang kuat dan menjadi kurang mengancam. “Pada kenyataannya, virus secara klinis tidak ada lagi di Italia. Swab (penyeka) yang dilakukan selama 10 hari terakhir menunjukkan viral load secara kuantitatif benar-benar sangat kecil dibandingkan dengan yang dilakukan sebulan atau dua bulan yang lalu,” kata Alberto Zangrillo, kepala Rumah Sakit San Raffaele di Milan di wilayah utara Lombardy.

 

Menurut catatan, 33.415 orang di Italia telah meninggal sejak wabah muncul pada 21 Februari 2020, memberikan negara itu angka kematian tertinggi ketiga akibat Covid-19 di dunia - saat tu. Italia juga memiliki kasus Covid-19 global tertinggi keenam dari 233.019 kasus.

 

Namun, sejak awal Mei, infeksi dan kematian telah menurun dengan mantap. Italia bahkan melangkah lebih jauh untuk melonggarkan beberapa tindakan penguncian yang paling kaku - dalam upaya mengendalikan penyebaran virus.

 

Zangrillo juga mengatakan beberapa ahli terlalu khawatir tentang potensi gelombang kedua. Ia justru yakin Italia akan segera beroperasi kembali secara normal. “Kekuatan virus itu dua bulan lalu bukanlah kekuatan yang sama dengan saat ini. Jelas bahwa saat ini penyakit Covid-19 berbeda,” ujar Matteo Bassetti, kepala klinik penyakit menular di rumah sakit San Martino di kota Genoa, mengamini pernyataan Zangrillo.

 

Hingga 1 Juni, lebih dari 6,2 juta kasus Covid-19 telah dilaporkan di seluruh dunia, termasuk setidaknya 375.000 kematian, menurut Universitas Johns Hopkins.

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check