WHO Desak Industri Tembakau Hentikan Rayuan untuk Anak dan Remaja

WHO Desak Industri Tembakau Hentikan Rayuan untuk Anak dan Remaja

31 May 2020

Dokterdigital.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak industri tembakau dan nikotin di seluruh dunia untuk berhenti mengambil keuntungan dari pandemi global dan pemasaran  produk langsung ke anak-anak dan remaja.

 

Ruediger Krech, Direktur Promosi Kesehatan WHO, mengatakan lebih dari 40 juta remaja di seluruh dunia sudah mulai menggunakan tembakau. "Kita telah membuat langkah besar. Tetapi kita juga  memiliki beberapa kemunduran. Jika kita tidak hati-hati, kita mungkin kehilangan kendali dalam pengendalian tembakau karena industri terus berlanjut dan mencari cara untuk memikat generasi baru yang lebih muda untuk memasarkan produknya,” kata Krech.

 

Setiap 31 Mei, WHO merayakan Hari Tanpa Tembakau Sedunia (WNTD) untuk meningkatkan kesadaran tentang efek mematikan dari merokok. "Kami melihat ratusan ribu orang - perokok - ingin berhenti selama krisis ini," kata Krech. "Ada sejumlah besar program penghentian merokok dan naiknya permintaan kepada WHO untuk mendukung orang-orang berhenti merokok.”

 

Negara-negara seperti Meksiko, India, Yordania, Indonesia dan Cina, bersama dengan bagian dari Eropa tengah dan timur, telah mencatat berkurangnya angka perokok selama pandemi. "Kami sekarang mencari solusi teknologi baru agar mereka yang berusaha berhenti merokok bisa mengaksesnya,” kata Vinayak Prasad, koordinator di No Tobacco Unit WHO.

 

WHO mengatakan telah meluncurkan kit yang ditujukan untuk remaja guna mengingatkan mereka tentang taktik yang dipakai industri tembakau untuk mengaitkan mereka dengan produk adiktif. “Toolkit ini memperlihatkan taktik, seperti pesta dan konser yang diselenggarakan oleh industri tembakau dan industri terkait, rasa rokok elektrik yang menarik minat kaum muda seperti permen karet dan permen, perwakilan rokok elektrik yang hadir di sekolah, dan penempatan produk di acara streaming anak muda yang popular,” ujar Prasad.

 

Adriana Blanco Marquizo, kepala sekretariat di Konvensi Kerangka Kerja WHO tentang Pengendalian Tembakau, mengatakan penting untuk membekali anak-anak muda untuk melawan taktik tersebut. "Remaja dan kaum muda dapat diberdayakan untuk melindungi diri mereka sendiri ketika mereka memahami maksud dari industri ini - sebuah industri yang benar-benar ingin mereka terhubung dengan perilaku adiktif, hanya untuk menjaga keuntungan, bahkan jika itu bertentangan dengan kesehatan masyarakat,” tandas Adriana.

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check