AS Kehilangan Momentum Tangkap Virus Corona Impor di Awal 2020

AS Kehilangan Momentum Tangkap Virus Corona Impor di Awal 2020

30 May 2020

Dokterdigital.com - Amerika Serikat telah melewatkan kesempatan untuk menangkap kasus impor virus corona awal 2020, demikian sorotan para ahli genetika dalam sebuah laporan terbaru.

 

Analisis virus oleh ahli biologi evolusi Michael Worobey dari University of Arizona dan rekannya menunjukkan orang pertama yang diketahui membawa infeksi ke Amerika Serikat, tepatnya di negara bagian Washington pada Januari lalu, mungkin bukan sumber dari kasus-kasus selanjutnya di sana.

 

"Analisis kami mengungkapkan periode panjang peluang yang terlewatkan ketika pengujian intensif dan pelacakan kontak dapat mencegah SARS-CoV-2 (penyebab Covid-19) berkembang di Amerika dan Eropa," tulis peneliti dalam sebuah laporan, yang belum ditinjau oleh rekan sejawat dan diterbitkan pada server pracetak bioRxiv.

 

Worobey dan rekannya membandingkan jenis virus yang menginfeksi kasus pertama di AS yang diketahui, seorang pelancong berusia 30 tahun dari Wuhan yang tiba pada 15 Januari 2020, dan sampel diambil dari sekelompok kasus yang muncul di negara bagian pada akhir Februari.

 

Pengurutan genetik menunjukkan sampel sangat mirip - sebuah temuan yang membuat para pejabat percaya bahwa pasien pertama itu yang menyebarkan virus. Tetapi Worobey mengatakan para ilmuwan sejak itu menemukan bahwa virus corona bermutasi sangat lambat. Dia dan rekannya menjalankan simulasi komputer yang menunjukkan bahwa tidak mungkin virus yang masuk ke negara itu dengan pasien pertama di bulan Januari adalah virus yang sama yang menginfeksi orang enam minggu kemudian, meskipun sangat mirip.

 

Mereka menyimpulkan harus ada pengenalan kedua virus pada pertengahan Februari. "Sepertinya awal hingga pertengahan Februari tampaknya menjadi kerangka waktu ketika virus ini memasuki negara bagian Washington," kata Worobey kepada CNN.

 

"Tampaknya virus yang mungkin identik dengan kluster epidemi Washington masuk di beberapa titik pada awal Februari dan memunculkan banyak virus yang identik," kata Joel Wertheim dari University of California San Diego, yang juga melakukan studi yang sama.

 

Worobey mengatakan pengenalan kedua virus mungkin berasal dari Kanada. "Tampaknya mungkin virus yang akhirnya menjangkit negara bagian Washington pertama-tama pindah ke Vancouver (Kanada) dan kemudian baru turun ke Washington," ujarnya. “Sayangnya kami tidak bisa mengatakan dengan tepat kapan, siapa dan dari mana.”

 

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check