Pasien Jantung Jangan Tunda ke RS, Bisa Fatal

Pasien Jantung Jangan Tunda ke RS, Bisa Fatal

16 May 2020

Dokterdigital.com - Sebagian masyarakat memiliki ketakutan dan kekhawatiran untuk melakukan rawat jalan ke rumah sakit di tengah pandemi Covid-19. Namun tak semua pasien bisa tinggal di rumah saja, misalnya untuk pasien yang memerlukan penanganan jantung - karena akibatnya bisa fatal.

 

“Kebanyakan penyakit jantung itu sifatnya emergensi, kalau pasien sudah mengalami sakit dada atau sesak napas, mereka harus segera datang. Tidak dapat ditunda. Sudah beberapa pasien-pasien meninggal karena takut datang ke rumah sakit,” kata Dr. Dasaad Mulijono, MBBS (Hons), FIHA, FIMSANZ, FRACGP, FRACP, Ph.D, Kepala Bagian Jantung Bethsaida Hospital.

 

Dasaad menambahkan, Bethsaida Hospital melakukan skrining yang ketat sebagai pencegahan penularan Covid-19. “kami juga melakukan pemisahan layanan untuk pasien bergejala dan tanpa gejala, melakukan disinfeksi berkala, setiap tenaga medis yang melayani pasien memakai APD lengkap,” ujarnya.

 

“Sampai saat ini, kondisi dokter-dokter jantung kami, perawat, seluruh staf pendukung bagian jantung Bethsaida Hospital dan pasien yang pernah kami rawat di bagian jantung kami; tidak ada yang terpapar Covid-19,” beber Dasaad.

 

Bethsaida Hospital melakukan penapisan ketat sejak  pintu masuk RS sehingga pasien dengan kecurigaan Covid-19, akan segera dirujuk ke rumah sakit rujukan yang ditentukan oleh Kementerian Kesehatan RI untuk menangani pasien sesuai prosedur yang berlaku.

 

Hingga Jumat (15/5), jumlah kasus positif Covid-19 nasional yang dilaporkan mencapai 16.496 dengan korban meninggal 1.076 dan pasien sembuh  3.803

 

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check