Terpapar COVID-19, Wanita Berhasil Selamat Lahirkan Bayi saat Koma

Terpapar COVID-19, Wanita Berhasil Selamat Lahirkan Bayi saat Koma

17 Apr 2020

Dokterdigital.com - Seorang wanita hamil dilaporkan melahirkan anaknya dalam keadaan koma yang diinduksi secara medis karena ia terpapar coronavirus. 

 

Ketika wanita ini membuat keputusan untuk masuk ke dalam koma yang diinduksi secara medis sesuai saran dari dokternya untuk melawan infeksi coronavirus yang diidapnya, Angela Primachenko (27), dari Vancouver, tengah hamil 34 minggu. Saat terbangun, dia mendapati bayinya selamat dan sudah berusia 5 hari.

 

Primachenko saat ini tinggal di Washington, yang sayangnya merupakan salah satu negara bagian yang paling banyak terinfeksi virus corona. Washington adalah tempat pertama di mana sebuah kasus COVID-19 telah dikonfirmasi dan kematian virus corona pertama kali dilaporkan.

 

“Secara emosional sulit dipercaya. Sungguh gila harus mencoba memahami apa yang terjadi 10 hari terakhir, harus menyusun kembali kehidupanmu,” kata Primachenko dalam sebuah wawancara setelah bangun tidur seperti dilaporkan Medical Daily.

 

Bekerja sebagai terapis pernapasan di Legacy Salmon Creek Medical Center, Primachenko terkena coronavirus seperti yang lainnya. Gejalanya dimulai  dengan batuk yang perlahan-lahan meningkat menjadi demam yang tidak menghilang. Dia berhenti bekerja karena ini.

 

“Dia tahu risikonya. Dia mengambil setiap tindakan pencegahan,” kata Oksana Luiten, saudara kembarnya. Karena itu, keluarganya kemudian memintanya untuk dites, yang kemudian dia lakukan, dan hasilnya positif.

 

Maka, pada 26 Maret 2020, wanita hamil ini pergi ke ICU rumah sakit yang sama tempat ia bekerja dan membuat dirinya dirawat di sini. Primachenko mendapatkan bantuan ventilator setelah tiga hari.

 

Suaminya, David, kemudian memberikan izin kepada dokter untuk melahirkan bayinya ketika dia dalam keadaan koma sukarela. Seorang bayi perempuan yang sehat lahir pada 1 April. Beberapa hari kemudian, Prmachenko mampu melawan virus dan dapat meninggalkan ICU.

 

“Saya percaya Tuhan baru saja melakukan keajaiban agar saya dan bayi saya menjadi sehat melalui ini,” ujarnya.

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check