5 Langkah Minimalkan Sakit Jantung pada Wanita

5 Langkah Minimalkan Sakit Jantung pada Wanita

10 Mar 2020

Dokterdigital.com - Penyakit jantung menjadi pembunuh utama di dunia, merenggut satu nyawa setiap 37 detik. Penyakit ini mempengaruhi orang-orang dari semua jenis kelamin, ras dan etnis di dunia.

 

Meskipun penyakit jantung terutama mempengaruhi pria dan kadang-kadang dianggap sebagai penyakit pria, namun jumlah wanita yang mengalami sakit jantung ampir sama banyaknya -  kebanyakan orang kulit putih dan Afrika-Amerika - meninggal setiap tahun karena penyakit jantung di Amerika Serikat. Bahkan, menurut Pusat Pengendalian Penyakit dan Pencegahan (CDC), sakit jantung menyebabkan 20 persen dari semua kematian wanita pada tahun 2017.

 

Meskipun fakta-fakta itu terlihat menakutkan, namun hanya 56 persen wanita mengetahui dampak kesehatan jantung pada populasi. Sudah sepantasnya wanita peduli tentang ancaman penyakit kardiovaskular di kalangan mereka. Kabar baiknya, seperti kebanyakan penyakit, sakit jantung dapat dicegah melalui perubahan pola makan dan gaya hidup. Berikut sejumlah strategi yang bisa dilakukan untuk menurunkan risiko sakit jantung:

 

1. Pola makan sehat dan seimbang

 

Konsumsi berlebihan daging olahan, gula tambahan dan makanan tinggi garam - pola makan khas Barat dibuktikan oleh sejumlah penelitian menghasilkan produksi sitokin pro-inflamasi yang berlebihan yang memperburuk gejala penyakit jantung.

 

Diet yang sarat dengan sayuran, buah-buahan dan biji-bijian, di sisi lain, menurunkan risiko gejala penyakit jantung. Diet Mediterania, yang melibatkan lemak sehat, kacang-kacangan, kacang-kacangan, biji-bijian, rempah-rempah dan rempah-rempah dan ikan liar menjadi pola makan yang direkomendasikan. Suplemen yang menyehatkan jantung seperti minyak ikan omega-3, curcumin dan bawang putih, koenzim Q10 dan glukosamin yang ideal untuk melengkapi diet sehat untuk menurunkan risiko penyakit jantung.

 

2. Olahraga rutin

 

Seiring dengan diet dan gaya hidup sehat, olahraga teratur bermanfaat untuk semua orang. Ini berlaku untuk wanita yang berjuang melawan penyakit jantung.

 

3. Kelola stres

 

Stres kronis meningkatkan kadar kortisol dan dapat mengganggu respons peradangan tubuh. Sementara stres psikososial ditemukan bisa memperburuk perkembangan penyakit jantung pada wanita. Semua ini menyiratkan bahwa wanita perlu mempraktikkan kebiasaan dan perilaku yang mengurangi stres - misalnya meditasi, yoga, beraktivitas di luar rumah, menghabiskan waktu bersama orang yang dicintai, memasak dan mencari dukungan dari keluarga, teman, atau teman sebaya.

 

4. Tidur yang cukup

 

Penelitian menemukan bahwa kurang tidur mengakibatkan konsekuensi yang substansial dan signifikan bagi kesehatan jantung. Tidur cukup - 7 hingga 9 jam tidur setiap malam untuk orang dewasa - penting bagi wanita untuk menjauhkan diri dari sakit jantung.

 

5. Tidak merokok atau vaping

 

Merokok (dan selanjutnya, vaping) adalah faktor risiko utama untuk penyakit jantung dan gejala serangan jantung di kalangan wanita. Penelitian yang diterbitkan dalam The American Journal of Medicine menemukan bahwa merokok telah dikaitkan dengan tingkat kematian lebih dari 70 persen akibat penyakit jantung koroner dan juga peningkatan risiko kematian mendadak.

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check