Cina Ubah Cara Penghitungan, Jumlah Kasus Coronavirus Melejit

Cina Ubah Cara Penghitungan, Jumlah Kasus Coronavirus Melejit

16 Feb 2020

Dokterdigital.com - Krisis novel coronavirus - yang memiliki nama resmi COVID-19 - tampaknya masih jauh dari kata reda. Cina melaporkan 139 kematian lagi akibat coronavirus di provinsi Hubei pada hari Sabtu (15/2), sehingga total jumlah korban jiwa di episentrum wabah menjadi 1.596. Data terakhir menunjukkan, jumlah kematian global mencapai 1.669, sebagian besar kematian di daratan Cina.

 

Sedangkan Jepang, Prancis, Filipina, dan Hong Kong masing-masing mencatat satu kematian. Kasus Prancis, dilaporkan pada hari Sabtu, adalah yang pertama di luar Asia. Korban tewas adalah turis Cina yang positif coronavirus dan meninggal di Perancis.

 

Lebih dari 1.800 kasus tambahan infeksi virus dikonfirmasi pada hari Sabtu, kata otoritas Hubei, sehingga jumlah total kasus di provinsi tersebut menjadi 56.249. Cina telah mengubah cara penghitungan kasus dalam beberapa hari terakhir, sekarang termasuk kasus "yang didiagnosis secara klinis" serta yang dikonfirmasi oleh pengujian ilmiah, yang memungkinkan lebih banyak orang mengakses pengobatan yang diperlukan. Penghitungan global terkini mencatat setidaknya 69.000 kasus virus di seluruh dunia, dengan sebagian besar di Cina daratan.

 

Pejabat Cina mengatakan di seluruh Hubei, lebih dari 5.600 pasien telah pulih dari virus dan dipulangkan dari rumah sakit. Puluhan ribu masih dirawat di rumah sakit, dan sistem kesehatan provinsi itu masih berjuang untuk mengatasinya, meskipun ada dana tambahan dan staf dari pemerintah pusat. Komisi Kesehatan Nasional Cina diperkirakan akan merilis jumlah untuk semua provinsi dan wilayah negara itu nanti.  Cina mengubah cara kasus ditabulasi. Total sekarang akan mencakup orang-orang yang menunjukkan semua gejala COVID-19 tetapi belum diuji, atau diyakini telah diuji negatif.

 

Amerika Serikat mengirim pesawat untuk membawa kembali beberapa penumpang dari kapal pesiar Diamond Princess, yang telah dikarantina di Jepang selama hampir dua minggu.

 

Kasus Coronavirus di Singapura

 

Sementara itu, pejabat kesehatan di Singapura telah mengonfirmasi lima kasus baru coronavirus, sehingga total infeksi di seluruh negeri menjadi 72, hingga Minggu (16/2). Dalam sebuah pernyataan pagi ini, Kementerian Kesehatan mengatakan semua kasus baru tidak memiliki riwayat perjalanan baru-baru ini ke Cina, tetapi terkait dengan kasus-kasus yang dikonfirmasi sebelumnya di kota.

 

Tiga dari kasus baru dapat ditelusuri ke kluster gereja Grace Assembly of God, satu kasus terkait dengan kluster di lokasi pembangunan Seletar Aerospace Heights dan sisanya memiliki kontak dengan kasus ke-59 yang dikonfirmasi.

 

Menurut Departemen Kesehatan Singapura, 18 pasien sejauh ini pulih dan telah dipulangkan dari rumah sakit. Lima puluh empat kasus tetap di rumah sakit dengan enam pasien saat ini dalam kondisi kritis, demikian CNN.

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check