Vitamin D Vital Bagi Anak, Lebih dari Sekadar Menguatkan Tulang

Vitamin D Vital Bagi Anak, Lebih dari Sekadar Menguatkan Tulang

04 Feb 2020

Dokterdigital.com - Jangan abaikan manfaat sinar matahari, terutama untuk anak-anak. Sebuah studi baru menunjukkan bahwa vitamin D, yang kerap mendapat julukan 'vitamin sinar matahari' yang membantu membangun tulang yang lebih kuat, juga dapat mengatur kadar glukosa darah dan fungsi kekebalan dan pembuluh darah, terutama di kalangan anak-anak.

Vitamin D diproduksi di kulit kita sebagai respons terhadap sinar matahari, membantu penyerapan dan pemanfaatan kalsium. Selain itu, ini adalah vitamin yang larut dalam lemak dan termasuk vitamin D1, D2 dan D3.

Beberapa makanan secara alami mengandung sejumlah kecil vitamin D, seperti salmon kaleng dengan tulang dan kuning telur. Kita juga bisa mendapatkan vitamin D dari makanan yang diperkaya. Rekomendasi harian untuk vitamin D adalah 600 IU atau 15 mikrogram per hari untuk orang dewasa.

Selain membutuhkan kalsium untuk membangun dan memelihara tulang yang kuat, tubuh kita butuh kalsium agar jantung, otot, dan saraf kita berfungsi dengan baik. Beberapa penelitian menunjukkan kalsium bersama dengan vitamin D dapat melindungi dari kanker, diabetes dan tekanan darah tinggi. Namun, bukti yang mendukung klaim ini tidak definitif, tetapi sebuah studi baru tampaknya mendukung klaim kesehatan ini.

Sebuah studi baru-baru ini yang dilakukan oleh UPMC Children's Hospital of Pittsburgh, mengungkapkan bahwa suplemen vitamin D dapat meningkatkan kesehatan jantung pada anak-anak. Rumah sakit ini adalah satu-satunya di Pennsylvania Barat Daya yang didedikasikan semata-mata untuk perawatan bayi, anak-anak dan remaja.

Studi ini melihat para peneliti memantau 225 anak-anak (usia 10 hingga 18), yang kekurangan vitamin D tetapi dinyatakan sehat. Anak-anak dibagi menjadi tiga kelompok, dengan masing-masing kelompok menerima jumlah vitamin D yang berbeda. Kelompok pertama mengambil 600 IU (Unit Internasional) setiap hari. Jumlah ini adalah tunjangan diet harian yang direkomendasikan saat ini. Kelompok kedua mengambil 1.000 IU setiap hari, sedangkan kelompok ketiga mengambil 2.000 IU setiap hari. Peserta dipantau selama enam bulan.

Setelah enam bulan, para peneliti menemukan anak-anak yang mengonsumsi 2.000 IU vitamin D setiap hari telah meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi kadar glukosa darah puasa. Anak-anak yang mengonsumsi 1.000 IU vitamin D setiap hari juga memiliki tekanan darah rendah.

“Rekomendasi saat ini untuk mengonsumsi vitamin D dipatok untuk kesehatan tulang yang optimal, tetapi kita tahu vitamin D terlibat lebih jauh dari sekadar membangun tulang yang sehat," kata Kumaravel Rajakumar, penulis studi utama. "Ini dapat menghidupkan dan mematikan gen yang mengarahkan sel kita. untuk mengatur kadar glukosa darah, dan fungsi kekebalan dan pembuluh darah. "

Studi ini mencatat peningkatan sensitivitas insulin, penurunan glukosa darah puasa dan berkurangnya tekanan darah karena suplemen vitamin D dapat membantu mengurangi risiko diabetes dan juga meningkatkan kesehatan jantung.

Dalam penelitian sebelumnya, para peneliti menemukan bahwa anak-anak, mulai usia 6 hingga 18 tahun, yang lahir dengan kadar vitamin D rendah memiliki risiko 60% lebih tinggi mengalami peningkatan tekanan darah sistolik. Anak-anak yang mengalami tingkat rendah terus-menerus sepanjang masa kanak-kanak mereka memiliki risiko dua kali lipat tekanan darah sistolik antara usia 3 dan 18 tahun.

Penelitian juga menunjukkan suplemen vitamin D dosis tinggi dapat membantu anak-anak menambah berat badan dan mengembangkan kesehatan otot dan tulang, bersama dengan sistem kekebalan tubuh yang sehat.

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check