Gamers Rentan Alami Gangguan Mata Kering, Ini Solusinya

Gamers Rentan Alami Gangguan Mata Kering, Ini Solusinya

02 Feb 2020

Dokterdigital.com - Kehidupan modern tak bisa dipisahkan dari layar, entah itu telepon genggam atau komputer. Beberapa tahun terakhir esports berkembang di Indonesia, dan membuat sejumlah orang rela habiskan waktu berjam-jam di depan layar monitor untuk mengasah keterampilan main game. Tak jarang mereka terpaku pada permainan dan lupa akan hal sederhana: Berkedip.

 

Lupa berkedip karena terlalu fokus ternyata bukan hal sepele. Menurut dokter spesialis mata RS Jakarta Eye Center (JEC), Nina Asrini Noor, lupa mengedip dalam waktu lama dan terus menerus bisa memicu sindrom mata kering, yaitu gangguan pada permukaan mata akibat ketidakstabilan produksi dan fungsi dari lapisan air mata, yang menyebabkan ketidaknyamanan hingga dapat mengganggu kegiatan sehari-hari.

 

Sejatinya sindrom mata kering merupakan gangguan mata yang umum. data menyebut, antara 10 hingga 30% dari populasi di dunia menderita kondisi ini yang ditunjukkan dengan gejala  mata berair, gatal, terasa panas, memerah, terasa ada yang mengganjal, dan penglihatan buram. Di Indonesia, jumlah kejadian sindrom mata kering juga berada di kisaran angka itu.

 

“Berkedip terkesan sepele, namun besar manfaatnya karena proses berkedip merupakan proses alami yang mampu membuat permukaan mata tetap lembap,” kata Nina di sela diskusi tentang kesehatan mata yang dihelat Insto di Jakarta, baru-baru ini.

 

Bukan hanya gamers yang rentan mengalami mata kering, pekerja kantoran yang banyak menghabiskan waktu di depan layar dan berada di ruang berpendingin udara juga rentan mengalami sindrom mata kering. 

 

Untuk meminimalkan gangguan mata kering, Nina menyarankan untuk mengistirahatkan. “Lihat yang hijau-hijau setelah melihat layar. Istirahat melihat gadget. Misalnya main game selama satu jam sempatkan istirahat selama 10 menit.  Untuk durasi 2 jam 15 menit istirahat. Akan lebih efektif jika kerap mengistirahatkan mata,” ujarnya.

 

Namun, bagi atlet gamers yang memang dituntut berlatih atau bertanding di depan gadget selama berjam-jam, Nina menyarankan untuk memperbaiki pola di layar.  Jika gangguan mata kering terasa mengganggu, Nina menyarankan tetes mata yang berisi air mata buatan untuk melumasi mata. “Pemakaian air mata buatan dapat membantu meringankan gejala mata kering,” ujarnya.

 

2021 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check