Bisakah Hamil saat Haid?

Bisakah Hamil saat Haid?

14 Jan 2020

Dokterdigital.com - Kerap muncul pertanyaan apakah melakukan seks di masa haid (benar ada yang melakukan ini meski selama haid tidak disarankan melakukan seks) apakah bisa menyebabkan hamil. Jawabannya tergantung.

Kemungkinan hamil pada atau tepat setelah haid berakhir tergantung pada saat seseorang melakukan hubungan seksual, lamanya siklus menstruasi mereka, dan hari yang tepat mereka berovulasi selama siklus menstruasi.
Faktor-faktor ini membuat sulit untuk memprediksi waktu yang tepat dan luasnya jendela subur. Fakta bahwa sperma dapat tetap bertahan hingga 5 hari, membuat kita paham mengapa para ahli merekomendasikan bahwa orang-orang yang tidak ingin hamil selalu menggunakan kontrasepsi saat berhubungan seks.

Seseorang kemungkinan besar akan hamil di tengah siklus menstruasi mereka, yaitu ketika ovarium melepaskan sel telur dalam proses yang disebut ovulasi. Telur kemudian bergerak ke rahim, di mana sel sperma dapat membuahinya. Siklus menstruasi rata-rata adalah 28 hari. Siklus haid merupakan waktu antara hari pertama satu siklus haid dan hari pertama siklus berikutnya. Ovulasi biasanya terjadi 7-19 hari setelah menstruasi berakhir.

Sel telur hanya bisa bertahan selama 12-24 jam setelah ovulasi. Untuk alasan ini, di periode ini harus bertemu sel sperma agar kehamilan terjadi. Seseorang kemungkinan besar akan hamil jika mereka melakukan hubungan seksual dalam 3 hari sebelum dan sampai hari ovulasi. Karena wanita dengan siklus 28 hari biasanya tidak mengalami ovulasi sampai sekitar satu minggu setelah mereka selesai haid, wanita biasanya tidak dapat hamil selama haid.

Wanita yang merencanakan kehamilan dapat memantau kesuburan dan melacak ovulasi mereka untuk meningkatkan peluang hamil. Terlepas dari apakah seseorang berniat hamil atau mencegah kehamilan, maka penting untuk mengetahui berapa lama siklus menstruasi dan kapan ovulasi datang. Namun ternyata tidaklah sesederhana itu karena melibatkan tiga faktor utama:

1. Lama siklus haid.

2. Perbedaan waktu ovulasi tiap bulan

3. Durasi sperma tetap hidup di dalam tubuh wanita

Siklus menstruasi masih "normal" jika haid datang setiap 24-38 hari. Jadi panjang siklus bervariasi secara signifikan pada tiap individu. Wanita dengan siklus menstruasi yang lebih pendek dapat mengalami ovulasi lebih dekat ke periode mereka daripada wanita dengan siklus yang lebih lama.

Variasi yang luas dalam hal panjang siklus menstruasi dan waktu ovulasi membuat sulit untuk mengetahui kapan seseorang berada dalam masa subur. Selain itu, sperma dapat hidup selama 3-5 hari di dalam tubuh wanita, yang berarti seseorang dapat hamil bahkan jika mereka melakukan hubungan seksual 5 hari sebelum berovulasi.

Beberapa peneliti menekankan bahwa melakukan hubungan seksual pada hari sebelum ovulasi akan membawa peluang yang sama untuk hamil seperti melakukan hubungan seksual beberapa kali secara acak sepanjang siklus menstruasi. Selama periode tersebut, tubuh wanita mengeluarkan darah haid (telur yang tidak dibuahi) dan jaringan dari lapisan rahim. Rata-rata perempuan selesai haid selama sekitar 5 hari, meskipun sangat umum terjadi pendarahan untuk jangka waktu yang lebih pendek atau lebih lama.

Dokter umumnya setuju bahwa wanita tidak mungkin hamil pada hari-hari menjelang menstruasi, terutama dengan siklus menstruasi teratur dan siklus haid 28 hari. Namun, mengingat sifat subur dari jendela subur, orang yang tidak ingin hamil harus tetap menggunakan kontrasepsi di periode ini.

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check