Kekurangan Zat Besi Bisa Diteropong dari Mulut

Kekurangan Zat Besi Bisa Diteropong dari Mulut

28 Nov 2019

Dokterdigital.com - Lemah, letih, lesu seolah tak bertenaga merupakan tanpa kekurangan zat besi. Orang mengalami kekurangan zat besi karena kadar mineral yang sangat rendah di dalam tubuh. Defisiensi besi telah dikaitkan dengan pola makan yang buruk, menstruasi yang berat atau masalah kesehatan yang lebih serius, seperti perdarahan di lambung dan usus.

Tubuh membutuhkan zat besi agar darah mengalir dengan lancar. Mineral besi membantu menghasilkan hemoglobin, protein dalam darah yang mengantarkan oksigen ke seluruh tubuh.

Efek dari kekurangan zat besi dapat menyebabkan jumlah hemoglobin dalam kisaran rendah. Tetapi anemia bukan satu-satunya kondisi yang disebabkan oleh kekurangan zat besi. Jika tidak diobati, maka kekurangan zat besi dapat meningkatkan risiko infeksi dan komplikasi dengan jantung, paru-paru dan kehamilan., demikian Medical Daily.

Penting untuk mendeteksi gejala kekurangan zat besi sejak dini. Menemukan kondisi ini pada tahap awal dapat membantu menghindari masalah kesehatan dan menyediakan akses ke lebih banyak pilihan perawatan.

Salah satu cara untuk meneropong kekurangan zat besi adalah dengan memeriksa perubahan di dalam atau sekitar mulut. Para peneliti telah mengidentifikasi sejumlah tanda kekurangan zat besi di area mulut, antara lain orang dengan kekurangan zat besi umumnya mengalami pembengkakan pada lidah, sakit dan pucat. Dalam beberapa kasus, lidah terasa halus.

Perubahan ini terjadi karena kadar hemoglobin dan mioglobin yang rendah dalam darah yang disebabkan oleh asupan zat besi yang buruk. Selain dari lidah, melihat area di sekitar mulut juga dapat membantu mendeteksi kekurangan zat besi sejak dini. Kondisi kekurangan zat besi juga dapat menyebabkan mulut kering, radang merah di sudut mulut dan sariawan.

Untuk memenuhi asupan zat besi yang dibutuhkan tubuh, para ahli merekomendasikan peningkatan konsumsi makanan yang kaya mineral ini, antara lain daging, sayuran berdaun hijau gelap, kacang-kacangan, kacang polong, lentil dan sereal dan roti dengan zat besi tambahan. Beberapa orang juga perlu menggabungkan diet dengan obat-obatan sebagai pengobatan kekurangan zat besi.

Jika tes darah menunjukkan jumlah sel darah merah rendah (kurang), konsumsi tablet zat besi bisa menggantikan zat besi yang hilang dari tubuh. Tablet yang diresepkan lebih kuat daripada suplemen yang dibeli bebas di apotek dan supermarket.

NHS menyarankan minum jus jeruk setelah minum obat akan membantu tubuh menyerap zat besi.

 

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check