Kenali Tanda Toilet yang Mengancam Kesehatan

Kenali Tanda Toilet yang Mengancam Kesehatan

25 Nov 2019

Dokterdigital.com - Toilet merupakan sebuah wilayah vital dalam rumah atau keluarga. Sayangnya, kebanyakan orang masih anggap remeh kebersihan toilet. Padahal di dalam sebuah toilet terdapat lebih dari 100 juta kuman yang berisiko menyebabkan penyakit pada pengguna.

Sebagai gambaran, rata-rata feses seseorang dalam kondisi normal mengandung sekitar 11 miliar kuman per gramnya. Jadi ada ratusan juta kuman di dalam sebuah toilet dan kamar mandi.

Menurut Dokter Mikrobiologi Klinis, Dr. dr. Wani Gunardi, Sp.MK(K), terdapat beberapa kuman yang sering ditemukan di kamar mandi diantaranya bakteri Salmonella, E.coli, Listeria, Shigella, Cholera, Typhoid dan Rotavirus yang bisa menyebabkan berbagai penyakit, mulai dari diare, gangguan saluran pencernaan dan pernapasan, juga penyakit pada kulit. "Kita bisa mengurangi risiko terpapar kuman dengan membersihkan toilet dan kamar mandi serta mempraktikkan perilaku hidup bersih dah sehat," ujar Wani dalam temu media menandai Hari Toilet Sedunia di Jakarta, baru-baru ini.

Wani mengatakan ada beberapa tanda toilet atau kamar mandi yang memberikan sinyal berbahaya bagi kesehatan yang menjadi 'lampu merah' dan butuh tindakan pembersihan segera, antara lain:

1. Berbau tidak sedap

Tanda yang paling mudah dikenali adalah adanya bau tidak sedap atau bau busuk. Bau ini menandakan masih adanya kotoran yang tertinggal.

2. Terdapat kerak

Bakteri yang tinggal dan hidup pada keramik akan menimbulkan kerak yang berwarna kekuningan atau kecokelatan.

3. Lantai licin

Seperti hewan maupun manusia, bakteri juga dapat berkumpul dan hidup bersama sebagai koloni. Nah, koloni ini akan bertambah banyak dan membentuk biofilm. Hadirnya biofilm dapat dirasakan bila lantai terasa licin maupun berlendir, yang membuat kita gampang tergelincir.

Jika kamar mandi dan toilet memiliki sejumlah tanda di atas, langkah pembersihan yang harus secepatnya dilakukan adalah:

1. Bersihkan keramik dan perhatikan sela-sela keramik dengan seksama. Sela-sela keramik kerap terlupakan, padahal ini merupakan lokasi sempurna untuk kuman berkembang biak.

2. Bersihkan kamar mandi dan toilet minimal seminggu sekali menggunakan cairan disinfektan dan sikat.

3. Gunakan cairan pembersih untuk membersihkan kamar mandi, toilet, dan kakus. Diamkan selama beberapa saat sebelum disikat dan dibilas. Alasannya, produk-produk disinfektan perlu beberapa waktu untuk memastikan kuman mati.

4. Pastikan sistem pembuangan kakus septik dan tidak bocor. Sistem pembuangan kakus tidak baik bisa menyebarkan kuman berbahaya hingga ke sumber air dan mencemari air minum.

5. Lakukan sedot tinja secara rutin dan berkala. Untuk berjumlah 4 orang, lakukan sedot tinja setiap 3-4 tahun sekali.

 

2021 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check