Telapak Tangan Gatal dan Menyerupai Beludru, Bisa Jadi Pertanda Kanker

Telapak Tangan Gatal dan Menyerupai Beludru, Bisa Jadi Pertanda Kanker

20 Nov 2019

Dokterdigital.com - Jangan abaikan keluhan sekecil apapun pada tubuh, karena bisa jadi itu berujung pada suatu hal serius. Baru-baru ini, seorang wanita memutuskan untuk mengunjungi klinik dermatologi karena beberapa lesi yang menyakitkan di tangannya. Perempuan berusia 73 tahun yang merokok selama 30 tahun terakhir (menghabiskan sebungkus rokok sehari), mengalami gangguan pada tangannya. Empat bulan sebelumnya, dia kehilangan berat badan sekitar lima kilogram dan telah berjuang melawan batuk selama sekitar satu tahun sebelumnya.

Tanda-tanda peringatan yang jelas untuk memastikan ada hal serius dengan kesehatannya. Namun bukan itu yang membawanya ke rumah sakit untuk pemeriksaan. Yang menuntunnya datang ke dokter adalah keluhan di tangannya: Munculnya tanda aneh disertai rasa sakit dan gatal. Menyerupai tampilan lapisan perut domba, sapi dan babi, telapak tangannya yang menyerupai beludru kemungkinan besar merupakan kondisi medis langka yang dikenal sebagai 'telapak tangan babat.' Juga disebut acanthosis palmaris, kondisi ini termasuk dalam kategori gangguan kulit, di mana telapak tangan baik menebal secara tidak normal atau menjadi gelap akibat hiperpigmentasi.

"Pemeriksaan fisik menunjukkan batas lipatan pada garis-garis tangannya yang tajam sebagai tambahan pada penampilan permukaan palmaris menyerupai beludru dan kulit yang menonjol," tulis para dokter dalam sebuah laporan kasus.

Saat ini, bagaimana perubahan kulit semacam itu terjadi masih belum diketahui, meskipun kasus-kasus sebelumnya telah terbukti terkait dengan keganasan internal, seperti penyakit yang mendasari - misalnya kanker paru-paru dan kanker lambung. Kondisi ini dikonfirmasi melalui CT scan yang mengungkap fakta: Karena dia merokok, ada banyak penyimpangan di paru-parunya.

Karena biopsi lain yang mengonfirmasi wanita tersebut menderita adenokarsinoma, ia kemudian menjalani terapi radiasi dan kemoterapi. Namun sayangnya, ini bukanlah obat yang efektif untuk 'telapak tangan babat'. Menyembuhkan keganasan yang mendasari penyebabnya, kemungkinan akan membantu.

"Lesi-lesi telapak tangan bisa sembuh dengan pengobatan kanker yang mendasarinya," tambah para dokter. "Namun, lesi pada pasien ini tidak menurun dengan kemoterapi atau dengan aplikasi 10% salep yang mengandung urea."

Sejak itu dia menjalani putaran kemoterapi lagi, tanpa tahu apakah pengobatan ini akan berhasil atau sebaliknya, gagal.

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check