Penderita Radang Sendi Rentan Almarhum karena Gangguan Jantung

Penderita Radang Sendi Rentan Almarhum karena Gangguan Jantung

18 Nov 2019

Dokterdigital.com - Osteoarthritis telah menjadi gangguan sendi yang paling umum di seluruh dunia. Di Amerika Serikat misalnya, radang sendi mempengaruhi lebih dari 30 juta orang dewasa. Tetapi masalah sendi mungkin bukan satu-satunya masalah kesehatan yang dihadapi orang-orang dengan osteoarthritis.

Sebuah studi baru, yang diterbitkan dalam jurnal Osteoarthritis dan Cartilage, menunjukkan bahwa orang dengan osteoarthritis juga berisiko meninggal akibat penyakit kardiovaskular. Para peneliti di Lund University di Swedia menganalisis data hampir 469.000 orang. Para peserta yang dilibatkan dalam penelitian memiliki keluhan radang sendi lutut, radang sendi pinggul, radang sendi pergelangan tangan dan bentuk-bentuk lain dari osteoarthritis.

Tim peneliti mengikuti peserta dari tahun 2003 hingga 2014. "Kami melihat penyebab kematian bagi mereka yang meninggal antara 2004 hingga 2014, sebelumnya telah didiagnosis menderita osteoarthritis dan membandingkan hasilnya dengan seluruh populasi di wilayah yang sama," kata Martin Englund, ketua peneliti dan profesor di Lund Universitas.

Englund dan timnya menemukan bahwa risiko kematian karena penyakit kardiovaskular lebih tinggi pada orang dengan osteoarthritis. Periode waktu pasien menderita gangguan sendi juga memengaruhi risiko. Englund mengatakan seseorang yang menderita radang sendi lutut selama sembilan hingga 11 tahun memiliki risiko kematian 16 persen lebih tinggi akibat penyakit kardiovaskular, seperti serangan jantung dan stroke. Para peneliti memperkirakan bahwa di antara 100.000 pasien osteoarthritis, lebih dari 40 orang meninggal setiap tahun karena penyakit tersebut.

Namun, penelitian ini tidak menentukan hubungan langsung antara osteoarthritis dan penyakit kardiovaskular. Para peneliti mengatakan mereka belum mempelajari bagaimana gangguan sendi berkontribusi terhadap masalah jantung. Tetapi Englund menduga bahwa aktivitas fisik yang berkurang karena osteoarthritis berpotensi berkontribusi pada faktor-faktor yang memicu penyakit kardiovaskular.

"Osteoarthritis menyebabkan rasa sakit, yang sering mengakibatkan orang tidak bergerak dan menjadi tidak aktif," katanya. "Jadi, ada risiko kenaikan berat badan, yang kita tahu mengarah ke penyakit sekunder, termasuk penyakit kardiovaskular."

Peradangan juga dapat menghubungkan masalah kesehatan. Englund mengatakan bahwa penting bagi orang dewasa yang lebih tua dan warga lansia untuk tetap aktif secara fisik dan menjaga berat badan yang sehat untuk menghindari risiko kesehatan selain dari gangguan radang sendi.

 

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check