Redakan Kecemasan dengan Pilihan Makanan yang Pas

Redakan Kecemasan dengan Pilihan Makanan yang Pas

11 Sep 2019

Dokterdigital.com - Masyarakat modern dewasa ini gampang dilanda kecemasan. Di Amerika saja, lebih dari 40 juta orang dewasa mengalami kecemasan atau gangguan terkait kecemasan. Menurut Anxiety and Depression Association of America, hanya 36,9 persen dari mereka yang menderita kelainan ini menerima perawatan.

Untungnya, pilihan makanan tertentu dapat mengurangi gangguan mood menurut Ali Miller, R.D., L.D., C.D.E., penulis buku The Anti-Anxiety Diet dan The Anti-Anxiety Diet Cookbook. Lantas apa saja zat gizi yang dibutuhkan untuk membantu meredakan kecemasan atau memperbaiki suasana hati? Berikut daftarnya:

1. Magnesium

Peran utama magnesium adalah untuk menekan hormon penginduksi stres tubuh seperti kortisol dan adrenalin dengan menghambat pelepasan hormon perangsang adrenal ACTH (hormon adrenokortikotropik) dari kelenjar hipofisis. Magnesium juga mampu menembus sawar darah-otak, sehingga menghalangi masuknya hormon stres ke otak.

Kadar magnesium yang rendah sering dikaitkan dengan meningkatnya kecemasan pada seseorang. Konsumsi makanan seperti sayuran berdaun hijau, kakao, alpukat, kacang-kacangan dan biji-bijian dipercaya dapat meredakan kecemasan.

2. Vitamin kolin dan B.

Vitamin yang larut dalam air ini juga berhubungan dengan gangguan stres dan suasana hati. Kolin, misalnya memengaruhi produksi neurotransmitter yang disebut asetilkolin yang mengendalikan respons stres. Penelitian menunjukkan bahwa kadar kolin serum yang rendah menyebabkan kecemasan dan kepanikan yang tinggi.

Vitamin B seperti B-12, biotin, B-6 dan folat juga penting dalam produksi neurotransmitter karena memberikan sinyal saraf yang tepat. B-5 atau pantothenate khususnya penting dalam metabolisme karbohidrat, protein dan lemak untuk produksi energi, dan terutama dalam menjaga kadar hormon stres yang sehat.

Contoh makanan dengan banyak kolin dan vitamin B adalah kuning telur, salmon, kerang dan jeroan.

3. L-theanine

Matcha, teh herbal dan jamur adalah contoh makanan yang mengandung L-theanine, senyawa yang mempengaruhi gelombang otak alpha. L-theanine juga meningkatkan kejernihan dan fokus ketika bangun dan memodulasi neurotransmiter di otak. Penelitian menunjukkan bahwa suplemen L-theanine dapat mengurangi produksi IgA, yang berhubungan dengan respons stres, sehingga mengurangi kecemasan.

4. Probiotik

Strain Lactobacillus dan Bifidobacterium adalah flora yang baik ditemukan di usus. Mereka adalah probiotik bawaan tubuh yang bekerja dengan memproduksi serotonin kimia bahagia dan penghambat rangsang neuronal GABA (Gamma-Aminobutyric Acid).

Serotonin dan GABA dalam usus mungkin tidak melewati sawar darah-otak tetapi mereka mengirim sinyal ke sistem saraf pusat melalui sistem saraf enterik untuk melawan kekhawatiran.

Makanan kaya probiotik adalah sayuran yang difermentasi seperti kimchi, asinan kubis, dan kombucha.

 

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check