5 Cara Tingkatkan Kekebalan Tubuh Anak

5 Cara Tingkatkan Kekebalan Tubuh Anak

28 Aug 2019

Dokterdigital.com - Menyeimbangkan sekolah dengan bermain seraya memastikan anak dalam kondisi bugar belakangan makin menantang. Salah satunya jajanan yang tidak sehat gampang dijangkau oleh anak-anak. Membangun kekebalan anak dengan mengadopsi perubahan gaya hidup sederhana dari rumah dapat membantu anak membentuk kebiasaan sehat.

Anak-anak cenderung kurang gerak, asyik bermain video game dan makan sekantong keripik setelah hari yang melelahkan. Dalam jangka panjang, kebiasaan buruk ini menurunkan kekebalan tubuh. Lantas bagaimana menjaga kekebalan tubuh anak terjaga agar tidak gampang sakit? Berikut sejumlah langkah yang bisa dilakukan:

1. Jauhi makanan siap saji

Pastikan anak-anak menjauh dari makanan yang kaya lemak jenuh seperti keju dan daging merah. Juga, pastikan bahwa mereka tidak makan makanan dengan pemanis dan pengawet buatan. Makanan yang kaya nutrisi dengan sayuran dan buah yang berwarna-warni, telur dan ungga juga ikan merupakan pilihan makanan yang baik.

Sajikan sarapan, camilan, dan makan siang bergizi seimbang. Biarkan anak memilih karena ini dapat mendorong mereka untuk makan sehat. Ini terutama berlaku untuk anak yang pilih-pilih makanan.

Lakukan secara bertahap, tegas dan beri mereka makan hanya ketika mereka lapar. Anak-anak mengikuti dengan teladan, bukan dengan mendengarkan setiap kata orangtua. Jadi, praktikkan kebiasaan makan yang baik dan libatkan mereka. Jangan menyuap anak karena mau mengonsumsi makanan bergizi. Akan lebih baik jelaskan manfaat mengonsumsi makanan bergizi seimbang untuk jangka panjang.

2. Bangun rutinitas

Sebelum jadwal masuk sekolah dimulai, mulailah mengatur rutinitas sebelum tidur seminggu penuh. Ini penting untuk mengatur ritme sirkadian alami tubuh. Membaca melelahkan pikiran dan menyebabkan mengantuk. Jadi membaca adalah kegiatan pengantar tidur yang menyenangkan yang bisa dilakukan keluarga bersama. Cahaya mengganggu produksi melatonin di malam hari. Cahaya biru dari perangkat juga mengganggu melatonin dan menekan hormon yang diproduksi di malam hari. Jadi, jangan gunakan lampu malam dan jauhkan semua gawai dari anak-anak sebelum mereka tidur.

Tidur meningkatkan kekebalan tubuh. tumbuhkan rutinitas tidur yang santai dapat memudahkan anak-anak jatuh tertidur lebih cepat serta meningkatkan kualitas tidur mereka. Minum teh herbal, semprotkan minyak esensial di bantal atau dengarkan musik lembut sebagai pengantar tidur.

3. Olahraga

Indikasi sistem kekebalan yang kuat adalah adanya bakteri usus yang bervariasi. Kesehatan usus berhubungan langsung dengan kesehatan kekebalan tubuh karena 70 persen dari sistem kekebalan hadir di dalam usus itu sendiri. Aktivitas fisik dapat mendiversifikasi spesies bakteri yang ditemukan di saluran pencernaan. Bermain di luar di tanah adalah salah satu cara yang pasti untuk mempromosikan keanekaragaman bakteri di saluran pencernaan. Kontak dengan mikroba di tanah terbuka bisa bermanfaat bagi anak-anak karena membuat sistem kekebalan tubuh mereka terbiasa memperbaiki masalah.

Terkadang, karena banyak pekerjaan rumah, anak-anak tidak punya waktu untuk bermain di luar. Ketika ini terjadi, dorong anak untuk berjalan-jalan tanpa alas kaki di halaman. Libatkan anak-anak dalam berkebun dan berpartisipasi dalam kegiatan yang mengharuskan mereka kontak dengan tanah.

4. Jaga kebersihan

Ajari anak-anak praktik higienis dasar. Pastikan mereka mengikuti aturan dengan benar. Misalnya, minta anak mencuci tangan setelah menggunakan toilet dan sebelum makan. Beri mereka sebotol pembersih tangan alami yang tidak terbuat dari bahan kimia.

Bakteri masuk melalui mulut dan gigi, karenanya minta anak untuk menyikat gigi secara teratur. Ajari anak untuk menyikat gigi dengan benar, juga menjangkau gusi dan lidah. Bersin atau batuk ditutup dengan tisu atau sapu tangan, atau ke siku dan bahu. Penting untuk mengajari anak agar tidak menyeka ingus di lengan baju. Jangan lupa cuci tangan setelah bersin atau batuk.

5. Tambahkan suplemen

Mengonsumsi suplemen adalah cara untuk mengimbangi kekurangan nutrisi dalam tubuh. Taburkan suplemen dalam bentuk bubuk pada smoothie atau makanan yang dipanggang, misalnya menambahkan probiotik yang menjaga saluran cerna anak agar berfungsi baik.

 

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check