Hati-hati, Infeksi Saluran Kemih Bisa Picu Stroke

Hati-hati, Infeksi Saluran Kemih Bisa Picu Stroke

13 Aug 2019

Dokterdigital.com - Mengalami infeksi saluran kemih (ISK) sebaiknya jangan dianggap remeh karena dapat meningkatkan risiko terkena berbagai jenis stroke, demikian menurut sebuah studi baru. Para peneliti menyarankan penyedia layanan kesehatan untuk memeriksa pasien yang terkena ISK karena dampaknya signifikan terhadap kesehatan.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Stroke, menunjukkan bahwa ISK berkontribusi terhadap pengembangan stroke iskemik - yang terjadi ketika pembuluh darah tersumbat di otak. Namun, para peneliti juga menemukan hubungan antara infeksi dan jenis stroke lainnya. Temuan ini berasal dari analisis data yang dikumpulkan antara 2006 dan 2013 dari rumah sakit komunitas di New York melalui Database Rawat Inap Negara Bagian New York dan Database Departemen Darurat.

Para peneliti fokus pada tiga jenis stroke dan berbagai infeksi, termasuk kulit, saluran kemih, septikemia, perut, dan pernapasan. Hasil riset menunjukkan bahwa setiap jenis infeksi dapat meningkatkan risiko stroke iskemik, tetapi ISK muncul dengan mata rantai terkuat. Pasien dengan ISK memiliki risiko 3 kali lipat mengalami stroke iskemik dalam 30 hari infeksi, kata para peneliti.

Namun ada jenis stroke lain yang bisa dipicu oleh ISK. Risiko perdarahan intraserebral ditemukan lebih tinggi pada pasien yang memiliki ISK, infeksi pernapasan, dan septikemia, infeksi darah. Infeksi pernapasan juga berkontribusi terhadap risiko perdarahan subaraknoid.

Perdarahan intraserebral terjadi karena pembuluh darah yang pecah di otak, sedangkan perdarahan subaraknoid adalah jenis stroke yang dipicu oleh pendarahan di lapisan dalam otak.

"Penyedia layanan kesehatan perlu menyadari bahwa stroke dapat dipicu oleh infeksi," Mandip Dhamoon, penulis studi senior dan profesor neurologi di Fakultas Kedokteran Icahn di Gunung Sinai di New York City, mengingatkan. "Memeriksa minggu atau bulan sebelumnya dari kehidupan pasien sebelum stroke kadang-kadang dapat membantu untuk menjelaskan kemungkinan penyebab stroke jika ada infeksi selama waktu itu."

Studi ini membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk lebih memahami bagaimana infeksi berkontribusi terhadap terjadinya berbagai jenis stroke, imbuh Dhamoon. Temuan ini penting karena di masa depan dapat membantu menentukan cara untuk mencegah kondisi stroke, yang tak jarang mengancam nyawa. (DD)

 

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check