Perempuan Meregang Nyawa karena Minum Protein Shake

Perempuan Meregang Nyawa karena Minum Protein Shake

18 Jul 2019

Dokterdigital.com - Seorang ibu dari Australia, Michelle White, berbagi kisah bagaimana putrinya, Meegan Hefford, memulai perjalanan kebugarannya. Meskipun pada awalnya dia mendukung upaya putrinya untuk menjalani kehidupan yang lebih sehat, namun White mulai mencemaskan kondisi putrinya yang perlahan-lahan mengembangkan obsesi yang tidak sehat terkait dengan kebugaran.

Hanya dalam beberapa bulan, White telah mulai memperhatikan kebiasaan tidak sehat putrinya - dimulai dengan kompetisi binaraga. Kontes ini mengharuskan putrinya untuk mengikuti diet ketat protein. Diet ini mensyaratkan bahwa setiap makan harus disertai dengan protein shake dan beberapa suplemen.

White meneritakan putrinya menderita depresi pascakelahiran anak keduanya. Bahkan setelah menemui dokter dan diberikan obat untuk meredakan depresi, namun hal itu tidak membantu.

Berkat hasrat yang menggebu dan upaya kuat, Meegan berhasil memenangkan piala untuk kompetisi binaraga. "Tetapi suatu pagi ketika saya mampir untuk mengunjungi dia dan cucu-cucu, saya perhatikan tangannya gemetar saat dia menenggak lagi protein shake dengan suplemen binaraganya," kata White seperti dikutip Mirror.co.uk.

Dua tetangga wanita menemukan Meegan tidak sadarkan diri di lantai. White membawa putrinya ke rumah sakit, namun malang Meegan dinyatakan mati otak karena kondisi genetik yang tidak terdiagnosis - yang berdampak pada bagaimana tubuhnya mengonsumsi protein.

White segera mengetahui bahwa dia dan cucunya juga memiliki gangguan siklus urea. The National Urea Cycle Disorders Foundation menyatakan bahwa mereka yang mengalami kelainan ini dapat mengalami penumpukan amonia dalam aliran darahnya. Tak bisa dimungkiri, ini memang kondisi yang menakutkan karena dapat menyebabkan kerusakan otak yang tidak dapat diperbaiki. Yang lebih parah adalah tidak ada gejala yang jelas yang mengindikasikan bagaimana seseorang mungkin sudah memiliki gangguan siklus urea.

Ada banyak orang dewasa yang tidak terdiagnosis dengan kondisi ini. Akibatnya, ada banyak stresor metabolik dan virus, seperti asupan protein yang dapat memicu timbulnya gangguan neurologis secara tiba-tiba.

Organisasi Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) memperingatkan masyarakat tentang cara yang tepat mengonsumsi protein shake dan suplemen. Meskipun suplemen dipandang menguntungkan, namun terlalu banyak alias jor-joran bisa berdampak tidak menguntungkan.

 

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check