Tes Diagnostik Tentukan 70% Keputusan Klinis Penting

Tes Diagnostik Tentukan 70% Keputusan Klinis Penting

11 Jul 2019

Dokterdigital.com - Jumlah masyarakat dewasa yang melakukan pemeriksaan kesehatan selama beberapa tahun terakhir terus meningkat. Hal ini disebabkan karena tes diagnostik dianggap telah memainkan peran penting dalam berbagai aspek kesehatan dan memandu kurang lebih 70 persen dari keputusan-keputusan klinis yang penting.

Semakin tingginya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan agar terhindar dari penyakit degeneratif tidak hanya diikuti dengan tingginya minat masyarakat untuk berolahraga, namun juga semakin meningkatnya tren pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Menurut dr Bettia M Bermawi SpPK, dokter patologi klinik dari RS St Carolus, kesadaran pemeriksaan kesehatan secara rutin menunjukkan tren naik, terutama di kota besar seperti Jakarta. "Menjaga kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan secara rutin merupakan investasi masa depan,” ungkap Bettia di Jakarta, baru-baru ini.

Penyakit degeneratif seperti jantung dan stroke hanya dapat dideteksi dini dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.  Oleh karena itu, ketepatan hasil laboratorium sangat penting bagi para dokter.

Bettia menambahkan, salah satu faktor kesuksesan dalam mencegah penyebaran suatu penyakit adalah dengan mendapatkan diagnosis dengan cepat, tepat, dan akurat. Berdasarkan diagnosis ini tindakan selanjutnya dapat diambil. Dengan demikian, sangat penting untuk memilih laboratorium klinik yang tepat dengan fasilitas lengkap, layanan berkualitas, teknologi yang mutakhir dan kepatuhan terhadap peraturan serta terakreditasi.

Data American Association for Clinical Chemistry (AACC) menyebut, penyakit berisiko tinggi membutuhkan laboratorium dengan fasilitas keselamatan dan keamanan tingkat tinggi. Karena itu, kini semakin banyak institusi kesehatan yang menyadari bahwa kesiapan laboratorium merupakan hal penentu diagnosis, dan bukan hanya pendukung diagnosis.

Menurut Presiden Direktur Laboratorium Klinik Prodia, Dewi Muliaty, guna mengantisipasi kebutuhan pada masa mendatang, pihaknya berinisiatif untuk memperbarui sistem otomatisasi, yaitu penggunaan sistem Total Laboratory Automation (TLA) di laboratorium untuk memproses tes diagnostik dapat membantu memberikan kepastian kepada pasien bahwa mereka akan menerima hasil yang akurat dan tepat waktu terkait dengan kondisi kesehatan mereka.

"Teknologi diagnostik baru ini dapat meningkatkan waktu penyelesaian hasil pemeriksaan (turn around time) yang lebih cepat, dan mengurangi potensi kesalahan manusia," tandas Dewi.

 

Newsletter
Daftarkan alamat email anda untuk mendapatkan informasi terkini tentang kesehatan.
2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check