Lazy Keto Apakah Sama Efektifnya dengan Ketogenik Standar?

Lazy Keto Apakah Sama Efektifnya dengan Ketogenik Standar?

12 Jun 2019

Dokterdigital.com - Diet ketogenik mungkin sudah banyak yag tahu. Tapi bagaimana dengan lazy keto alias diet keto malas? Ini merupakan diet ketogenik yang sangat rendah karbohidrat dan diyakini memberi manfaat serupa dengan diet ketogenik standar.

Diet keto malas adalah program yang tidak terlalu ketat karena hanya mengharuskan pelaku diet untuk fokus pada asupan karbohidrat dan mengurangi pembatasan lainnya. Tetapi apakah ada jaminan bahwa diet keto malas juga bisa menghasilkan penurunan berat badan?

Diet keto malas dikatakan sebagai penyimpangan dari diet ketogenik yang tinggi lemak secara tradisional. Pada awalnya, diet itu digunakan sebagai pengobatan untuk epilepsi selama tahun 1920-an. Menurut sebuah studi yang diterbitkan di US National Library of Medicine, sejak saat itu diet keto malas telah menjadi arus utama karena manfaat penurunan berat badannya.

Metode tradisional ini melibatkan pelacakan ketat asupan makronutrien dan mematuhi pola makan sangat rendah karbohidrat, tinggi lemak dan mengizinkan asupan protein moderat. Program ini memaksa tubuh memasuki ketosis - merupakan keadaan metabolisme di mana lemak dibakar, bukannya membakar karbohidrat yang berfungsi sebagai sumber energi utama. Sebaliknya, keto malas hanya berfokus pada pembatasan karbohidrat pada lima hingga 10 persen dari kalori harian. Namun jenis diet keto ini tidak mengharuskan pelaku diet melacak asupan protein, lemak, dan kalori.

Diet keto standar terkenal dengan manfaat penurunan berat badannya. Meskipun tidak unik untuk diet keto, pengurangan asupan kalori dan manfaat penurunan berat badan ditemukan bersifat jangka panjang. Sementara itu, keto yang malas mungkin tidak memiliki pembatasan kalori tetapi berfungsi dalam menekan hasrat makan, membuatnya lebih mudah untuk menurunkan berat badan tanpa harus makan lebih banyak. Namun, tidak seperti diet tradisional, diet keto malas membutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat dalam jangka panjang.

Kelemahan mengikuti diet keto malas adalah risiko lebih tinggi untuk tidak mencapai ketosis. Tujuan utamanya adalah untuk mencapai tingkat metabolisme itu, tetapi tidak ada jaminan bahwa para praktisi dapat mencapai fase ketosis sebagai kebalikan dari mereka yang mengikuti diet ketogenik standar.

Menurut laman Healthline, mencapai ketosis tidak hanya membutuhkan pembatasan karbohidrat. Kita juga harus memprioritaskan asupan protein. Tubuh perlu mengubah protein menjadi glukosa melalui proses yang disebut glukoneogenesis. Jika makan terlalu banyak protein saat mengikuti diet keto yang malas, tubuh mungkin menghasilkan terlalu banyak glukosa dan tujuan fase ketosis menjadi tidak tercapai.

 

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check