Mengatasi Mual dan Muntah Pasca-Kemoterapi

Mengatasi Mual dan Muntah Pasca-Kemoterapi

19 Nov 2020

Dokterdigital.com - Mual dan muntah jarang terjadi pada kemoterapi dewasa ini berkat hadirnya obat kanker baru dan obat-obatan untuk mengobati efek samping ini, atau bahkan mencegahnya. Ketika mual dan muntah terjadi biasanya cenderung kurang parah dan berlalu lebih cepat daripada di masa lalu.

Obat yang berbeda bekerja untuk orang yang berbeda, dan Anda mungkin memerlukan lebih dari satu obat untuk mendapatkan bantuan. Mual dan muntah selama lebih dari sehari, atau sangat buruk sehingga tubuh tidak bisa menahan cairan bisa memicu dehidrasi - yang menimbulkan masalah serius jika tidak diobati.

Apa yang bisa dilakukan untuk meminimalkan mual dan muntah akibat kemo? Berikut sejumlah saran yang mungkin berguna seperti dikutip dari laman WebMD:

1. Alih-alih makan tiga kali dalam porsi besar setiap hari, makan dalam porsi kecil dan lebih sering merupakan pilihan yang lebih baik. Mual seringkali lebih buruk jika perut kosong. Cobalah untuk makan lebih banyak makanan pada saat mual tidak datang.

2. Makan perlahan, dan kunyah makanan sepenuhnya. Pilih makanan yang dingin atau pada suhu kamar. Aroma makanan panas atau hangat bisa membuat Anda merasa lebih sakit. Hindari makanan pedas dan berlemak, termasuk makanan yang mengandung banyak saus dan krim, karena sulit dicerna. Makanan yang menyebabkan gas (seperti sayuran, kacang-kacangan, dan soda) dapat memperburuk mual.

3. Beristirahat setelah makan, tetapi jangan berbaring. Duduklah, pertahankan posisi kepala lebih tinggi dari kaki.

4. Jika merasa mual saat pertama kali bangun, simpan sekotak biskuit di atas meja dan makanlah beberapa keping sebelum bangun dari tempat tidur. Atau coba kudapan berprotein tinggi seperti daging tanpa lemak atau keju sebelum tidur. Protein bertahan lebih lama tetap di perut daripada jenis makanan lain.

5. Pilih minuman dingin seperti air, soda, atau campuran minuman beraroma. Anda juga bisa mengisap es batu dan memakan es loli untuk tetap terhidrasi. Hindari minum bersamaan dengan makan. Lebih baik minum di antara waktu makan.

6. Jangan lupa, minumlah obat antimual sesuai jadwal.

Tubuh bisa kehilangan banyak air dan nutrisi karena muntah yang berulang. Selain itu, apabila muntah berlanjut, Anda mungkin harus menghentikan pengobatan kanker untuk sementara waktu. Pasien kanker mungkin memerlukan cairan melalui infus untuk membantu tubuh mengatur ulang keseimbangan kimianya dan mendapatkan kembali nutrisi untuk energi.

2020 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check