Wanita Tidak Subur Lebih Berisiko Terkena Kanker

Wanita Tidak Subur Lebih Berisiko Terkena Kanker

15 Mar 2019

Dokterdigital.com - Infertilitas sejak lama dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terkena jenis kanker tertentu. Sebuah studi baru terhadap lebih dari 64.000 wanita usia subur di Amerika Serikat menunjukkan bahwa wanita yang tidak subur memiliki risiko 18 persen lebih tinggi berisiko kanker dibandingkan dengan mereka yang tidak memiliki masalah kesuburan.

Para peneliti mengatakan masalah kesuburan menyebabkan kemungkinan lebih tinggi terkena kanker di ovarium, rahim, dan payudara. Tim juga menemukan sedikit peningkatan risiko kanker paru-paru, tiroid, hati dan kandung empedu serta leukemia, demikian dilaporkan EurekAlert.

Secara keseluruhan, wanita tidak subur memiliki peluang 2 persen untuk mengembangkan salah satu dari kondisi tersebut. Temuan ini, yang diterbitkan dalam jurnal Human Reproduction, berasal dari analisis klaim asuransi kesehatan di seluruh AS yang mencakup pengujian dan perawatan infertilitas.

Para peneliti meninjau data dari 64.345 wanita yang didiagnosis tidak subur dari 50 negara bagian. Tim membandingkan data dengan 3.128.345 wanita yang tidak melaporkan masalah kesuburan di usia 30-an.

Setelah hampir empat tahun analisis, 1.310 wanita infertil ditemukan menderita kanker. Kanker payudara adalah kanker paling umum.

Michael Eisenberg, penulis senior studi ini dan seorang profesor di Fakultas Kedokteran Universitas Stanford, mengatakan perkiraan menunjukkan satu dari 49 wanita tidak subur akan menderita kanker dibandingkan dengan satu dari 59 wanita subur.

Para peneliti menduga bahwa melahirkan memberikan perlindungan kepada wanita terhadap risiko kanker.

Namun, penelitian ini tidak menemukan penyebab langsung atau hubungan antara infertilitas dan perkembangan kanker, menurut ketua peneliti Gayathree Murugappan, seorang ahli endokrinologi reproduksi dan infertilitas di Stanford University School of Medicine.

"Kami tidak tahu penyebab peningkatan kanker yang kami temukan dalam penelitian ini, apakah itu mungkin infertilitas itu sendiri, penyebab infertilitas, atau perawatan infertilitas," katanya. "Kami hanya dapat menunjukkan ada hubungan di antara mereka. "

Tim Murugappan berharap untuk melakukan penelitian lain dalam periode yang lebih lama untuk menentukan faktor-faktor yang mungkin memengaruhi risiko jangka panjang terserang kanker di kalangan perempuan tidak subur.

 

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check