Daftar Orang yang Sebaiknya Menghindari Diet Keto

Daftar Orang yang Sebaiknya Menghindari Diet Keto

15 Mar 2019

Dokterdigital.com - Meskipun ada klaim bahwa diet keto dapat membantu meminimalkan sejumlah penyakit, namun ada sejumlah orang yang tidak disarankan untuk menjalani diet sangat rendah karbohidrat namun tinggi lemak ini. Berikut ini daftar kelompok yang tidak disarankan untuk menjalani diet ketogenik:

1. Penyandang diabetes tipe 1

Diabetes tipe 1 sangat bergantung pada insulin, dan diet keto dapat menurunkan gula darah mereka ke tingkat yang berbahaya, sehingga amat tak disarankan mengadopsi diet keto.

2. Orang dengan riwayat gangguan makan

Melakukan diet ketat yang menghilangkan kelompok makanan tertentu dapat memicu kekambuhan pada orang yang memiliki riwayat pribadi mengalami gangguan makan. Dan sementara ada popularitas yang berkembang dalam mengobati gangguan makan berlebih (jor-joran/binge eating disorder) dengan keto, para ahli sangat menyarankan untuk tidak melakukannya. Pengobatan binge eating disorder membutuhkan asupan makanan yang teratur dan memadai tanpa batasan, kata Sumner Brooks, MPH, RDN, ahli diet gangguan makan bersertifikat di Portland, Oregon.

3. Orang yang kandung empedunya diangkat

Kandung empedu menampung cairan empedu yang membantu pencernaan lemak. Tanpa organ ini, Anda tidak akan memetik manfaat terbaik dari diet tinggi lemak.

4. Penderita penyakit tiroid

Diet keto dapat menekan kadar hormon tiroid, kata Audrey Fleck, RDN, seorang ahli gizi integratif dan fungsional juga pendidik diabetes bersertifikat di Perkasie, Pennsylvania. Diet keto telah disebut-sebut efektif sebagai pengobatan untuk hipertiroidisme. Meskipun demikian, pendekatan ini dinilai kontroversial.

5. Penyandang Multiple Sclerosis (MS)

National Multiple Sclerosis Society meragukan keamanan jangka panjang dari diet keto untuk MS, dan memperingatkan tentang kemungkinan efek samping, seperti kelelahan dan sembelit.

Mempertimbangkan risiko-risiko ini, orang-orang yang memiliki kerusakan ginjal (termasuk mereka yang menderita diabetes tipe 2), ditambah mereka yang memiliki atau berisiko terkait penyakit jantung, dan wanita hamil atau menyusui, tidak boleh mencoba diet keto.

Penyandang diabetes tipe 1 tidak boleh mengikuti rencana diet keto karena risiko hipoglikemia (gula darah rendah), dan siapa pun yang telah menjalani pengangkatan kantong empedu harus menghindarinya karena diet keto sangat tinggi lemak.

Jika ingin menurunkan berat badan, perlu diingat bahwa diet tersebut kemungkinan membutuhkan perombakan total terhadap cara makan yang biasa dijalani. Diet keto mungkin bermanfaat bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan atau memiliki salah satu kondisi kesehatan yang terbukti dapat terbantu dengan menjalani diet sangat rendah karbohidrat.

Agar aman, pastikan untuk berdiskusi dengan ahli nutrisi apakah diet keto tepat untuk Anda sebelum Anda mengubah kebiasaan makan secara drastis. Meskipun diet berakar pada pengobatan, penggunaannya yang luas masih baru, dan tidak semua dokter memahami tentang diet keto, demikian dilansir dari laman WebMD dan Everydayhealth.

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check