Daftar Makanan yang Baik dan Buruk bagi Hati

Daftar Makanan yang Baik dan Buruk bagi Hati

11 Feb 2019

Dokterdigital.com - Hati merupakan organ vital yang harus dijaga tetap sehat. Cara menjaga hati salah satunya melalui makanan yang kita konsumsi. Kami merangkum sejumlah makanan yang sebaiknya dikonsumsi dan dihindari untuk menjaga hati tetap prima. Simak dalam uraian berikut ini

1. Oatmeal
Makanan banyak serat dapat membantu kerja hati, misalnya oatmeal. Penelitian menunjukkan oatmeal dapat membantu mengurangi berat badan dan lemak perut, yang merupakan cara yang baik untuk mencegah penyakit hati.

2. Makanan siap saji
Kentang goreng dan burger adalah pilihan yang buruk untuk hati. Makan terlalu banyak makanan yang tinggi lemak jenuh, hal ini menyulitkan hati dalam melakukan tugasnya. Seiring waktu makanan siap saji ini dapat menyebabkan peradangan, yang pada gilirannya dapat menyebabkan jaringan parut hati yang dikenal sebagai sirosis. Pertimbangkan memesan makanan yang lebih sehat saat memesan makanan siap saji.

3. Brokoli
Brokoli merupakan sayuran yang direkomendasikan untuk menjaga hati tetap prima. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa makanan renyah ini dapat membantu melindungi kita dari penyakit hati berlemak nonalkohol. Jika brokoli kukus kedengarannya terlalu biasa, cobalah potong menjadi selada dan tambahkan irisan almond, cranberry kering, dan vinaigrette. Brokoli juga enak dipanggang bersama bawang putih dan cuka balsamic.

4. Kopi
Jika tidaj bisa melewatkan hari tanpa kopi, tak apa. Studi menunjukkan bahwa minum kopi dua hingga tiga cangkir sehari dapat melindungi hati dari kerusakan yang disebabkan oleh terlalu banyak alkohol atau diet yang tidak sehat. Beberapa penelitian menunjukkan kopi bahkan dapat menurunkan risiko kanker hati.

5. Makanan manis
Terlalu banyak makanan dan minuman manis dapat merusak hati. Mengapa? Karena bagian dari tugas hati adalah mengubah gula menjadi lemak. Jika berlebihan, maka hati harus membuat lemak terlalu banyak lemak - yang akhirnya berkeliaran di tempat yang tidak seharusnya. Dalam jangka panjang, hal ini bisa memicu penyakit hati berlemak.

6. Teh hijau
Teh hijau penuh dengan antioksidan katekin. Penelitian menunjukkan katekin dapat melindungi terhadap beberapa bentuk kanker, termasuk kanker hati. Untuk mendapatkan katekin dalam jumlah banyak seduhlah teh dan minum dalam kondisi panas. Es teh dan teh hijau siap minum memiliki kadar katekin yang jauh lebih rendah.

7. Minum air putih
Salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan untuk hati adalah menjaga berat badan yang sehat. Biasakan minum air putih, bukan minuman manis seperti soda atau minuman olahraga.

8. Almond
Kacang-kacangan, terutama almond, merupakan sumber vitamin E yang baik, nutrisi yang menurut penelitian dapat membantu melindungi terhadap penyakit hati berlemak. Almond juga baik untuk jantung. Jadi pastikan mengonsumsi almond sebagai camilan sehat, atau tambahkan ke salad untuk sensasi crunchy yang nikmat.

9. Garam
Tubuh memang membutuhkan garam - namun tidak banyak. Penelitian awal menunjukkan bahwa diet tinggi natrium (garam) dapat menyebabkan fibrosis, yang merupakan tahap pertama dari jaringan parut hati. Ada beberapa hal mudah yang dapat dilakukan untuk mengurangi garam, misalnya hindari makanan olahan seperti bacon atau daging deli; Pilih sayuran segar daripada sayuran kalengan; Jauhi garam meja.

10. Bayam
Sayuran hijau ini memiliki antioksidan kuat yang disebut glutathione, yang dapat membantu menjaga hati bekerja dengan baik. Campurkan bayam pada salad makan malam, dan juga ditumis dengan bawang putih dan minyak zaitun. Saat layu, tambahkan dengan parmesan segar.

11. Bluberi
Buah ini kaya polifenol yang dapat membantu melindungi terhadap penyakit hati berlemak non-alkohol, yang sering kali muncul beriringan dengan obesitas dan kolesterol tinggi. Jika tak suka bluberi, cobalah makanan lain yang juga kaya polifenol termasuk cokelat hitam, zaitun, dan prem.

12. Bumbu dapur
Ingin melindungi hati dan jantung secara bersamaan? Taburkan sejumlah oregano, sage, atau rosemary. Bumbu-bumbu ini merupakan sumber polifenol yang sehat. Manfaat tambahannya adalah bumbu itu dapat mengurangi taburan garam. Kayu manis, bubuk kari, dan jintan juga bagus untuk dicoba.

 

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check