5 Cara Mengurangi Retensi Cairan di Tubuh

5 Cara Mengurangi Retensi Cairan di Tubuh

11 Feb 2019

Dokterdigital.com - Retensi cairan biasanya dapat menjelaskan perut kembung tiba-tiba atau perasaan seolah-olah berat badan bertambah dalam semalam. Jika retensi cairan menjadi masalah, berikut adalah sejumlah cara efektif untuk menghilangkan kelebihan cairan:

1. Kurangi asupan garam

Ini bukan hanya tentang garam meja yang kerap ditambahkan dalam makanan agar lebih asin. Makanan olahan dan makanan yang disajikan di restoran adalah di antara sumber natrium (garam) tersembunyi yang bisa dimakan setiap hari tanpa disadari.

Biasakan untuk mulai membaca label makanan dan memilih merek yang memiliki kandungan natrium lebih rendah. Dan ketika makan malam di luar, pesanlah makanan dengan sedikit atau tanpa garam.

2. Tetap terhidrasi

Memastikan bahwa air yang cukup masuk ke sistem tubuh ternyata dapat membantu menghilangkan kelebihan air. Ini karena retensi cairan adalah mekanisme coping yang digunakan oleh tubuh ketika mengalami dehidrasi.

Untuk tetap terhidrasi, minumlah air putih dan juga dengan mengonsumsi makanan yang banyak mengandung air seperti semangka, mentimun, bayam, stroberi, blewah, dan banyak lagi.

3. Lakukan pengujian

"Apa yang menyebabkan berat air? Jika terlalu banyak makan acar, minumlah air dan berat badanmu kembali normal dalam sehari. Tapi jika dikaitkan dengan hormon, mungkin perlu waktu," Bonnie Taub-Dix, ahli diet terdaftar.

Jika retensi cairan membuatmu tidak nyaman, coba kunjungi dokter untuk mencari tahu masalahnya. "Ini bisa menjadi tanda masalah tekanan darah, obat-obatan atau masalah kesehatan lainnya," tambah Taub-Dix.

4. Konsumsi lebih banyak potasium

Jika memiliki masalah dengan retensi cairan, cobalah masukkan lebih banyak kalium/potasium ke dalam makanan harian. Menurut laman Live Strong, kalium dapat membantu mengatur keseimbangan air dalam tubuh dengan menangkal efek dari mengonsumsi terlalu banyak natrium.

Beberapa sumber mineral kalium termasuk ubi jalar, pisang, jamur, kentang, sayuran hijau, yogurt rendah lemak. Jangan minum suplemen kalium kecuali disarankan dokter karena terlalu banyak kalium dalam darah dapat berbahaya.

5. Bergeraklah

Jika belum banyak bergerak belakangan ini, hiduplah lebih aktif untuk mengeluarkan banyak air melalui keringat. Olahraga dapat menstimulasi aliran darah dan meningkatkan sirkulasi, mengurangi penumpukan cairan di kaki, kaki, dan bagian tubuh lainnya.

Olahraga mengurangi berat air bahkan dengan membakar melalui cadangan energi glikogen. Namun, mengganti cairan yang hilang sangat penting setelah aktivitas fisik apa pun untuk menghindari dehidrasi, demikian Medical News Today.

 

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check