Cara Meminimalkan Peluang Terkena Serangan Jantung

Cara Meminimalkan Peluang Terkena Serangan Jantung

07 Feb 2019

Dokterdigital.com - Penyakit jantung dan pembuluh darah masih menjadi salah satu penyakit yang dialami oleh sejumlah orang. Asosiasi Jantung Amerika menyebut, sekira 121 orang dewasa di negeri Paman Sam pernah mengalami satu atau lebih kondisi berikut ini: Aritmia (irama jantung tidak teratur), serangan jantung, stroke, tekanan darah tinggi, penyempitan pembuluh darah, dan sebagainya.

Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan data dari tahun-tahun sebelumnya. Tapi hal ini sebagian disebabkan oleh perubahan definisi tekanan darah tinggi yang dilakukan pada 2017, yaitu diturunkan menjadi 130/80 mm Hg dari definisi sebelumnya 140/90 mm Hg. Berdasarkan pengelompokan yang direvisi ini, jutaan orang lainnya sekarang memenuhi syarat memiliki hipertensi.

"Bicara dari sudut pandang asuransi, bisa dikatakan bahwa orang dengan hipertensi bisa mengalami serangan jantung karena hipertensi dapat menyebabkan serangan jantung, stroke, dan gagal jantung," kata Dr. Mariell Jessup, kepala sains dan petugas medis di Asosiasi Jantung Amerika.

Namun demikian, ini harus menjadi peringatan bagi mereka yang tidak cukup melakukan upaya untuk mengendalikan faktor risiko kardiovaskular. Penelitian telah menunjukkan tingkat obesitas dan perilaku menetap yang lebih tinggi dewasa ini. Untuk mereka yang berisiko, mengendalikan tekanan darah tinggi adalah prioritas.

Ivor J. Benjamin, M.D. dari Asosiasi Jantung Amerika mengatakan bahwa, menyatakan bahwa penurunan tekanan darah tinggi dapat berdampak yang lebih besar pada kematian penyakit kardiovaskular dibandingkan dengan penurunan setiap faktor lain selain merokok.

Selain mengelola tingkat stres, tanyakan kepada dokter tentang seberapa sering kita memerlukan skrining dan pemeriksaan yang berkaitan dengan tekanan darah, kolesterol, gula darah, dan sebagainya.

Makanan sehat dan aktivitas fisik diperlukan untuk kesehatan yang baik. Leslie Cho, ahli jantung dari Klinik Cleveland, menekankan pentingnya menjaga berat badan yang sehat. "Jika  menurunkan berat badan, Anda dapat menurunkan tekanan darah sekitar poin [titik tekanan darah], dan kami tidak berbicara tentang puluhan kg di sini. Kami berbicara tentang hanya 5 persen dari berat badan," ujar Cho seperti dikutip NBC News.

Meskipun tidak harus mengikuti pola makan yang ketat, namun ahli menyarankan untuk mengikuti panduan pada diet DASH atau diet Mediterania. Yang penting, seseorang harus menghindari lemak trans dan membatasi asupan garam, lemak jenuh, dan gula rafinasi.

Jangan lupa, merokok sangat merusak arteri, meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Ingatlah bahwa tidak ada kata terlambat untuk menghentikan kebiasaan itu, tidak hanya untuk diri sendiri tetapi juga bagi orang-orang di sekitar kita.

Paparan perokok pasif dapat membuat orang yang tidak merokok 30 persen lebih mungkin terserang penyakit jantung atau kanker paru-paru. Jadi penting untuk berhenti merokok, atau menjauhi asap rokok.

 

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check