Didiagnosis Kanker Payudara Stadium 4, Apa yang Harus Dilakukan?

Didiagnosis Kanker Payudara Stadium 4, Apa yang Harus Dilakukan?

07 Jan 2019

Dokterdigital.com - Kanker payudara sejauh ini masih menjadi hal yang menakutkan sebab jika diketahui pada stadium lanjut maka peluang hidup pasien tipis. Stadium kanker payudara berkisar antara 0-4. Setiap stadium memiliki gejala dan pilihan pengobatan yang berbeda.

Dokter menggunakan sistem penentuan tahapan TNM untuk mengidentifikasi mana dari empat tahap yang telah dicapai kanker payudara. Huruf-huruf TNM itu memiliki makna sebagai berikut:

T adalah singkatan dari tumor dan menunjukkan seberapa besar jaringan payudara terlibat.

N berarti node dan menunjukkan apakah kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening.

M berarti metastasis dan menunjukkan apakah kanker telah menyebar ke organ lain.

Sistem pentahapan TNM juga menggunakan angka. Angka-angka dari 0-4 menentukan status posisi kanker. Sistem ini diawasi oleh American Joint Committee on Cancer (AJCC). Ini berarti semua dokter kanker menggambarkan dan mengklasifikasikan tahapan kanker dengan cara yang sama.

Untuk menentukan pada tahap mana kanker payudara yang dimiliki seseorang, dokter akan melakukan tes, mencakup tes darah, CT scan dan PET, MRI's, X-ray, termasuk mammogram, dan ultrasound.

Terapi untuk Kanker Stadium 4

Lantas, jika seseorang didiagnosis kanker payudara 4, apa artinya? Jenis pengobatan apa yang tersedia? Bagaimana harapan hidupnya? Biasanya pengobatan untuk kanker payudara stadium 4 meliputi kombinasi kemoterapi, terapi radiasi, dan terapi hormon (jika perlu).

Terapi yang ditargetkan adalah perawatan yang menargetkan protein yang memungkinkan sel kanker tumbuh dan jenis terapi ini juga bisa menjadi pilihan bagi penderita kanker payudara stadium 4.

Kadang-kadang, ahli bedah onkologi akan melakukan operasi untuk mencoba dan menghilangkan tumor meskipun ini biasanya bukan pilihan pertama untuk perawatan.

Dokter dapat merekomendasikan pembedahan untuk membantu meredakan rasa sakit dengan mengobati beberapa masalah yang mungkin timbul akibat kanker payudara stadium 4. Ini termasuk kompresi sumsum tulang belakang, menghilangkan massa tunggal yang disebabkan oleh metastasis (penyebaran sel kanker ke organ lain), dan memperbaiki tulang yang patah.

Dokter juga dapat meresepkan obat untuk mengobati gejala terkait, misalnya antidepresan untuk membantu memperbaiki suasana hati (mood), antikonvulsan untuk mengatasi nyeri atau kondisi neurologis, serta anestesi lokal untuk mengatasi rasa sakit.

Perawatan dan terapi baru muncul setiap saat, dan siapa pun yang menderita kanker payudara pada tahap apa pun dapat secara sukarela mencoba perawatan baru ini. Pasien dapat berbicara dengan dokter yang merawatnya untuk melihat apakah ada percobaan yang tersedia terkait terapi tersebut.

Uji coba untuk pengobatan baru yang disebut imunoterapi saat ini sedang berlangsung. Imunoterapi bekerja dengan meningkatkan kemampuan alami tubuh untuk melawan kanker dan memiliki efek samping yang lebih sedikit daripada kemoterapi.

Administrasi Makanan dan Obat-obatan AS (FDA) belum menyetujui imunoterapi, tetapi siapa pun yang ingin mengajukan diri untuk uji coba ini harus mendiskusikan pilihan dan kesesuaian dengan dokter mereka.

Bagaimana prospek pasien kanker payudara stadium 4? Prospek pasien tergantung pada diagnosis dini dan stadium kankernya. Semakin dini seseorang menerima pengobatan, semakin baik prognosisnya.

Karena alasan inilah, perempuan (juga laki-laki) disarankan secara rutin memeriksa tanda-tanda kanker payudara dengan melakukan pemeriksaan payudara bulanan, dan jika memungkinan menjalani mammogram secara teratur.

Sejumlah  orang mungkin perlu memulai skrining (penapisan) lebih awal dari yang lain tergantung pada faktor risikonya.

Pengobatan tergantung pada banyak faktor, termasuk stadium kanker payudara, riwayat keluarga, genetika dan preferensi pribadi seseorang. Dokter akan menyesuaikan perawatan untuk setiap individu dan akan menyesuaikannya tergantung pada seberapa baik seseorang merespons pengobatan, demikian Medical News Today.

 

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check