Minyak Zaitun Diklaim Lebih Efektif Atasi Impotensi Ketimbang Obat

Minyak Zaitun Diklaim Lebih Efektif Atasi Impotensi Ketimbang Obat

03 Jan 2019

Dokterdigital.com - Bukan penggemar Viagra? Tak masalah. Untuk mengatasi impotensi, sebuah studi baru dari Yunani menunjukkan bahwa yang perlu dilakukan hanyalah mengonsumsi beberapa sendok minyak zaitun. Cara ini diklaim lebih efektif menyembuhkan disfungsi ereksi daripada perawatan obat apa pun, kata para peneliti.

"Kebiasaan gaya hidup jangka panjang pada diet dan olahraga tampaknya memiliki dampak besar, tidak hanya arteri tetapi juga kualitas hidup kita, termasuk kapasitas seksual dari usia paruh baya hingga populasi lanjut usia," kata Dr. Christina Chrysohoou, ketua peneliti dari Universitas Athena di Yunani. "Mengonsumsi minyak zaitun dan menjalankan diet [Mediterania] membuat peluang gairah pria tetap tinggi."

Lebih dari 600 pria direkrut untuk studi yang meneliti bagaimana diet gaya Mediterania dapat mempengaruhi kesehatan seksual. Pola diet (yang sangat direkomendasikan oleh para ahli menjadi salah satu yang paling sehat) mendorong konsumsi buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan. Konsumsi daging dan makanan olahan dikurangi sementara mentega diganti dengan minyak zaitun.

Tim peneiti menemukan, responden yang mengikuti diet ini mampu mengurangi risiko disfungsi ereksi hingga 40 persen. Pria yang mengonsumsi sedikitnya sembilan sendok makan minyak zaitun setiap minggu tidak hanya lebih kecil kemungkinannya menderita impotensi tetapi juga memiliki kadar testosteron yang lebih tinggi.

"Ini adalah solusi bebas narkoba yang memungkinkan pria menjaga fungsi seksualnya. Tetapi juga jawaban jangka panjang untuk melindungi kemampuan pria untuk siap tampil di kamar tidur," tambah Dr. Chrysohoou. "Viagra tidak memperbaiki sesuatu jangka panjang, namun hanya bisa memberikan efek singkat untuk memiliki kapasitas seksual."

Para peneliti menjelaskan bagaimana diet Mediterania memiliki efek positif pada kinerja seksual pria - minyak zaitun tampaknya melakukan trik dengan mempromosikan pelebaran arteri - yang meningkatkan aliran darah, dan pada gilirannya, meningkatkan fungsi seksual pada para peserta.

"Karena pembuluh darah di penis sangat sempit, tidak dapat mencapai atau mempertahankan ereksi dapat menjadi salah satu tanda pertama aterosklerosis - penyempitan pembuluh darah yang dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke," jelas Julie Ward, seorang perawat jantung senior di British Heart Foundation.

Studi telah menghubungkan disfungsi ereksi dengan penyakit kardiovaskular, mencatat bahwa impotensi bisa menjadi tanda peringatan potensial. Ketika mengalami disfungsi ereksi, penting untuk menemui dokter guna memperbaiki masalahnya, juga dilakukan pengecekan terhadap kondisi medis lain yang mendasarinya.

Selain manfaat kesehatan jantung, diet Mediterania dikatakan mengurangi risiko sindrom metabolik, yang mencakup diabetes, tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, obesitas sentral dan kadar kolesterol abnormal, dan masih banyak lagi.

 

2019 © DokterDigital.com
tes button
Loading Dokter Digital - Mohon tunggu sebentar
check